#beritalampung#bandarlampung#honorer

Pendataan Ulang Tenaga Kontrak Pemkot Bandar Lampung Sudah 80 Persen

( kata)
Pendataan Ulang Tenaga Kontrak Pemkot Bandar Lampung Sudah 80 Persen
Ilustrasi. Foto: Google Images


Bandar Lampung (Lampost.co): Pendataan ulang jumlah tenaga kontrak yang dilakukan Pemerintah Kota Bandar Lampung sudah mencapai 80 persen. Hal itu dilakukan berdasarkan instruksi dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB).

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Herliwati menyampaikan, pendataan dilakukan masing-masing OPD lalu diserahkan ke BKD. Selanjutnya BKD akan menyampaikan data tersebut ke Badan Kepegawaian Nasional (BKN).

Ia mengatakan ada permintaan dari BKN untuk menambah isi data pegawai. Tambahan itu berupa riwayat pendidikan saat menjadi pegawai dan pendidikan terakhir.

"Kami belum tau alasan penambahan item dalam pendataan, mungkin sebagai perhitungan jika diterima CPNS," ujarnya, Rabu, 14 September 2022.

Ia mengatakan pendataan paling lambat selesai pada 30 September 2022. Sehingga perlu kerjasama yang baik antara OPD untuk segera melaporkan jumlah tenaga honorer.

Secara keseluruhan Pemerintah Kota Bandar Lampung memiliki 5.400 tenaga honorer. Jumlah itu tersebar di semua OPD, namun jumlah paling banyak adalah Satpol-PP.

"Dalam surat yang kami terima dari Menpan-RB, data ini paling lambat harus selesai pada 30 September 2022," ujarnya.

Perintah itu termaktub dalam surat edaran Menpan-RB Nomor B/1511/M.SM.01.00/2022 tentang Pendataan Tenaga Honorer (Non ASN) di Lingkungan Instansi Pemerintah yang diterbitkan tanggal 22 Juli 2022.

Dalam surat tersebut pendataan dilakukan kepada pegawai Berstatus Tenaga Honorer Kategori II (THK-2) yang terdaftar dalam database Badan Kepegawaian Negara dan Pegawai Non-ASN yang telah bekerja pada Instansi Pemerintah.

Mendapatkan honorarium dengan mekanisme pembayaran langsung yang berasal dari APBN untuk Instansi Pusat dan APBD untuk Instansi Daerah, dan bukan melalui mekanisme pengadaan barang dan jasa, baik individu maupun pihak ketiga.

Diangkat paling rendah oleh pimpinan unit kerja. Telah bekerja paling singkat 1 tahun pada tanggal 31 Desember 2021. Berusia paling rendah 20 tahun paling tinggi 56 tahun pada 31 Desember 2021.

Adi Sunaryo








Berita Terkait



Komentar