#Terorisme#Lampung

Pendanaan Kotak Amal LAZ ABA Masih Berjalan

( kata)
Pendanaan Kotak Amal LAZ ABA Masih Berjalan
Hamdan Fauzi Humas LAZ ABA (kanan)/Lampost.co/Asrul Septian Malik


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Lembaga Amil Zakat (LAZ) Abdurrahman Bin Auf (ABA) Cabang Lampung masih menerima penggalangan dana via kotak amal yang tersebar di minimarket.

LAZ ABA dituding Mabes Polri menghimpun sumbangan melalui 4.000 kotak amal guna mendanai kegiatan berunsur terorisme. Tudingan tersebut dibantah pengurus LAZ ABA dengan menyatakan keuangan mereka selalu diaduit oleh akuntan publik.

"Sampai saat ini kami masih jalan kok (kotak amal), yang bisa ditarik tak tarik yang enggak ya biarin saja," ujar Humas LAZ ABA Hamdan Fauzi, Selasa, 15 Desember 2020.

Ia tak mengetahui secara rinci berapa kotak amal yang masih berjalan. Namun dari wawancara sebelumnya, ada 2.763 kotak amal yang terdata oleh LAZ ABA Cabang Lampung.

Hamdan mengaku, perolehan dana dari kotak amal disalurkan untuk bantuan dan satunan fakir miskin, janda, amak yatim. Kegiatan itu pun masih berlangsung.

"Kami jalan seperti biasa. Cuma yang ketarik beberapa belum tahu. Kotak amal itu kami ambil biasanya sebulan sekali atau sebulan dua kali," paparnya.

Terkait isu akan dilakukan pendatan kotak amal oleh Polda Lampung, Hamdan mengatakan hal itu bukan masalah. Yang jelas, kata dia, belum ada yang mendatangi atau berkoordinasi dengan LAZ ABA terkait pendataan jumlah kotak amal. 

"Ya, silakan saja. Lagi pula kami yayasan murni," katanya.

Lampung Post mengonfirmasi Kadivhumas Mabes Polri Irjen Pol Argo Yuwono pada 15 Desember 2020 terkait perkembangan pendanaan terorisme lewat kotak amal, termasuk spesifik LAZ ABA Lampung. Sayangnya, belum ada jawaban hingga berita ini dimuat.

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar