#pencurian#penadah#kriminal

Pencuri dan Penadah Ponsel Curian di Lampura Diringkus

( kata)
Pencuri dan Penadah Ponsel Curian di Lampura Diringkus
Tersangka pencuri dan penadah ponsel diamankan petugas Polres Lampung Utara, Jumat, 10 Juli 2020. Dok. Polres

Kotabumi (Lampost.co) -- Tekab 308 Satreskrim Polres Lampung Utara meringkus dua pelaku pembobol rumah dan penadah barang hasil curian di lokasi berbeda, Jumat, 10 Juli 2020, sekitar pukul 01.30.                              Dari penangkapan itu, petugas menyita barang bukti sebuah ponsel merek Xiaomi Note milik korban dan kini kasusnya masih dalam proses penyidikan.

Tersangka pelaku pencuri, yakni Eko Yudiyanto (33), warga Desa Candimas, Abung Selatan, Lampung Utara, dan penadah barang hasil curian adalah Slamet Riyadi (33), warga Desa Candirejo, Way Pengubuhan, Lampung Tengah.

Kasat Reskrim Polres Lampung Utara AKP Gigih Andri Putranto mewakili Kapolres AKBP Bambang Yudho Martono mengatakan mereka ditangkap karena diduga melakukan aksi pencurian tiga buah ponsel berbagai merek di rumah Diah Agustin (25), warga Jalan Jeruk, Kelurahan Kelapatujuh, Kotabumi, Lampung Utara, pada Sabtu, 23 Mei 2020 lalu. "Mereka yang ditangkap adalah pelaku pencuri dan penadah yang ditangkap di kediamannya masing-masing," ujarnya.

Kasat menjelaskan selain mengamankan para tersangka, pihaknya menyita barang bukti sebuah ponsel milik korban dan mencari barang hasil curian lainnya.

"Kami saat ini masih terus melakukan upaya pengembangan guna mengungkap adanya dugaan keterlibatan rekan tersangka lainnya," katanya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, tersangka Eko mengaku mencuri di rumah korban dengan cara masuk melalui atap rumahnya dan menjebol plafon. "Saat berada dalam rumah, tersangka mengambil tiga buah ponsel berbagai merek milik korban yang diletakkan di atas meja," kata Kasat menirukan penuturan tersangka.

Sementara Selamet mengakui membeli ponsel dari tersangka Eko Rp500 ribu. "Saya tidak tahu kalau ponsel yang dijualnya itu barang curian," kata Kasat menirukan penuturan tersangka Selamet.

Muharram Candra Lugina



Berita Terkait



Komentar