#tenggelam

Pencarian Korban Tenggelam di Wayseputih Terkendala Arus Deras

( kata)
Pencarian Korban Tenggelam di Wayseputih Terkendala Arus Deras
Pencarian Khoirul Huda, korban hilang dan tenggelam di Wayseputih, Lampung Tengah, terkendala oleh derasnya arus di lokasi kejadian. Lampost.co/Raeza


Gunungsugih (Lampost.co) -- Pencarian Khoirul Huda, korban hilang dan tenggelam di Wayseputih, Lampung Tengah, terkendala oleh derasnya arus di lokasi kejadian.


Dantim Basarnas Lampung, Tossa mengatakan pihaknya telah menyiapkan satu set perahu dan peralatan selam pada hari kedua pencarian korban. Namun, personel terkendala arus deras di Wayseputih.

Baca juga: Korban Tenggelam di Sungai Seputih Lamteng Belum Ditemukan

Menurutnya meskipun debit air sedikit berkurang dari hari pertama pencarian, namun arus Wayseputih masih cukup deras sehinga menjadi salah satu kendala tim Basarnas Lampung untuk melakukan pencarian korban.

"Kami berupaya terus melakukan manuver menggunakan perahu karet. Kami sudah menyiapkan perlengkapan selam kami, namun situasi dan kondisi lapangan (sungai) tidak memungkinkan untuk dipergunakan," Kata Tossa, Senin, 17 Januari 2022.

Ia menambahkan, selain kendala arus sungai, di dalam sungai juga terdapat banyak batang pohon sawit dan kayu yang juga menyulitkan tim Basarnas untuk melakukan pencarian.

"Banyak batang pohon sawit dan kayu di dalam sungai menjadi kendala kami, sehingga tidak dapat mempergunakan perlengkapan selam. Jika dipaksakan, dapat membahayakan tim kami. Kalau selang kita robek, justru membahayakan tim kami," jelasnya.

Winarko








Berita Terkait



Komentar