#hukum#komisionerkpu

Penangkapan Komisioner Coreng Integritas Penyelenggara Pemilu

( kata)
Penangkapan Komisioner Coreng Integritas Penyelenggara Pemilu
Ilustrasi. Dok/Lampost.co

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) kembali menunjukkan aksinya dengan menangkap komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan. Operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan terkait transaksi suap.

OTT KPK tersebut juga berpotensi terjadi di penyelenggara di bawahnya, seperti KPU provinsi dan kabupaten/kota. Peristiwa tersebut juga mencoreng integritas dan independensi lembaga penyelenggara pemilu tersebut.

Akademisi Hukum Universitas Lampung, Budiono berpendapat hal tersebut bisa memperkuat dugaan praktek seperti ini dan bukan perkara yang pertama kali ini saja. Dia berpendapat mungkin saja dalam peristiwa-peristiwa atau kegiatan lain praktek tersebut juga sering dilakukan oknum Komisioner KPU.

"Seperti dugaan pratek jual beli anggota KPU kabupaten/kota di Lampung," katanya kepada Lampost.co, Rabu, 8 Januari 2020.

Dia juga sangat prihatin terhadap apa yang terjadi karena melibatkan oknum KPU yang ditangkap KPK karena perkara suap. Hal tersebut bisa meruntuhkan wibawa dan intergritas KPU yang merupakan lembaga yang selalu mengampanyekan integritas.

"Kita mendukung dan mendorong KPK membuka dan mengembangkan penyelidikan dan penyidikan pratek suap ini di peristiwa atau kegiatan yang berhubungan dengan oknum komisioner ini," katanya.

Muharram Candra Lugina



Berita Terkait



Komentar