#ott#inspektoratlamtim

Penangkapan Dua ASN Inspektorat Lamtim Kejutkan Rekan Sejawat

( kata)
Penangkapan Dua ASN Inspektorat Lamtim Kejutkan Rekan Sejawat
Ilustrasi. Dok/Lampost.co


Sukadana (Lampost.co) -- Para ASN di lingkungan Inspektorat Lampung Timur mengaku sangat terkejut atas penangkapan dua rekannya, HS dan HW, dalam operasi senyap atau operasi tangkap tangan (OTT) Polda Lampung, Sabtu, 4 Juli 2020. Kedua ASN tersebut ditangkap atas dugaan keterlibatan kasus program PTSL di wilayah Kecamatan Batanghari Nuban.

Salah seorang  ASN di kantor Inspektorat Lamtim yang tidak mau disebutkan namanya menjelaskan HS menjabat sebagai inspektur pembantu (irban) II, sedangkan HW sebelumnya staf pelaksana di Inspektorat namun sejak beberapa bulan lalu sudah dimutasi ke Sekretariat Korpri Lamtim.

Dia menjelaskan baik HS maupun HW selama ini dikenal biasa-biasa saja dan bekerja seperti rekan-rekan lainnya. Dalam bekerja, keduanya juga tidak tampak adanya hal-hal yang mencurigakan atau berlebihan.

“Ya jelas kaget lah, Mas. Kami juga tahu keduanya kena OTT setelah ada empat anggota Polda Lampung datang ke kantor pada Senin sore untuk menyampaikan surat ke Pak Bupati,” kata ASN tersebut.

Dia menambahkan terlepas dari itu semua, Inspektorat juga tidak bisa berbuat apa-apa dan menyerahkan penanganan proses hukum keduanya kepada aparat penegak hukum. “Ya mau bagaimana lagi, Mas. Semuanya kami serahkan penanganan proses hukumnya kepada aparat penegak hukum,” katanya.

Apalagi, katanya, Bupati Lamtim dalam setiap kesempatan selalu mengingatkan agar seluruh ASN di jangan sekali-kali menyalahgunakan wewenang atau melakukan pemerasan terhadap kepala desa ataupun masyarakat.

Sementara saat akan dikonfirmasi Kepala Inspektorat atau Inspektur Lamtim, Tarmizi serta Sekretaris Inspektorat Sebersyah tidak berada di kantornya dan ponsel keduanya juga tidak aktif.

Muharram Candra Lugina







Berita Terkait



Komentar