#pajak#pbb

Penagihan PBB di Sragi Lamsel Banyak Masalah

( kata)
Penagihan PBB di Sragi Lamsel Banyak Masalah
Penagihan pajak bumi dan bangunan perkotaan dan pedesaan (PBB-P2) Desa Baktirasa, Kecamatan Sragi, Lampung Selatan. Lampost.co/Armansyah


Kalianda (Lampost.co) -- Penagihan pajak bumi dan bangunan perkotaan dan pedesaan (PBB-P2) Desa Baktirasa, Kecamatan Sragi, Lampung Selatan, ditemukan banyaknya permasalahan. Hal tersebut dari tidak adanya objek dan subjek pajak.

Petugas PBB-P2 Desa Baktirasa, Jajang Supriyatna, mengatakan pihaknya kerap menemukan permasalahan saat penagihan PBB-P2. 

"Terakhir kami menemukan 28 lembar SPPT PBB-P2 yang tidak ada objek pajak dan subjek pajaknya. Kemudian, ukuran luas lahan tidak sama dengan objek pajaknya. Setiap tahun seperti ini," kata Jajang, Minggu 31 Juli 2022.

Selain itu, pihaknya juga menerima keberatan dari masyarakat terkait nilai tagihan dan nilai jual objek pajak (NJOP) yang tertera di SPPT PBB-P2.

"Ketidaksesuaian nilai tagihan dan NJOP itu sebagian besar berada di Dusun Purworejo. Nilai tagihannya bisa mencapai lima kali lipat dari lokasi objek pajak di perkotaan atau keramaian," kata dia.

Sementara itu, Kepala UPTD Pelayanan Pajak Kecamatan Ketapang–Sragi, Sri Eliati, mengatakan peningkatan nominal pajak akibat perubahan zona nilai tanah dan penyetaraan dan penyesuaian.

"Tapi sistem ini baru jadi pada SPPT masih tertera nominal yang lama," kata dia.

Effran Kurniawan






Berita Terkait



Komentar