#radikalisme#beritapesawaran#terorisme

Pemuka Adat dan Agama Diminta Aktif Pantau Warga Yang Terindikasi Paham Radikalisme

( kata)
Pemuka Adat dan Agama Diminta Aktif Pantau Warga Yang Terindikasi Paham Radikalisme
Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona. Foto: Dok

PESAWARAN (Lampost.co) -- Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona meminta kepada seluruh tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan tokoh agama ataupun pemuka adat untuk melakukan pendekatan terhadap warganya atau warga pendatang yang terindikasi terkena paham radikalisme.

"Kita memang tidak secara langsung menggunakan label pemerintahan, tapi kita mengedepankan para tokoh masyarakat dan pemuka adat yang berada di desa-desa. Agar melakukan sosialisasi ataupun pendekatan apabila ada indikasi di daerahnya ada person yang membawa paham-paham radikalisme seperti itu," ujar Dendi, Senin, 21 Oktober 2019, menanggapi adanya penangkapan terduga teroris oleh Densus 88, terhadap LH (40) warga Pesawaran Indah, Kecamatan Way Ratai, Kabupaten Pesawaran beberapa waktu lalu.

Selain mengendapkan para tokoh masyarakat, lanjut Dendi, Pemerintah Kabupaten Pesawaran juga telah melakukan pemetaan yang dilakukan oleh Kesbangpol dan kecamatan, serta bekerja sama dengan Kepala Badan Intelejen Daerah (Kabinda) untuk memetakan daerah-daerah yang terpapar paham radikalisme.

"Kita juga sudah komunikasikan dengan pihak Capil untuk memberikan catatan khusus bagi warga pindahan dari luar, terutama daerah-daerah yang masuk dalam zona banyak paham radikal," pungkasnya.

Putra Pancasila Sakti

Berita Terkait

Komentar