#mudik#lebaran

Pemudik Diimbau Lewat Pelabuhan Panjang Saat Arus Balik

( kata)
Pemudik Diimbau Lewat Pelabuhan Panjang Saat Arus Balik
Kunjungan sejumlah menteri di Pelabuhan Panjang. Lampost.co/Putri Purnama


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Menteri Perhubungan (Menhub) dan Gubernur Lampung mengajak warga yang tinggal di wilayah terdekat dari Bandar Lampung, untuk menyebrang ke Pulau Jawa melalui jalur alternatif Pelabuhan Panjang.

Menhub, Budi Karya mengatakan bahwa masyarakat harus bersedia bekerjasama dengan pemerintah untuk menyelesaikan permasalahan kemacetan yang kerap terjadi saat arus mudik dan balik lebaran.

"Pemerintah terus memaksimalkan fasilitas penyebrangan yang ada, hal itu tentunya untuk memberikan keamanan dan kenyamanan bagi para pemudik. Jadi harus bekerjasama, kami sudah sediakan fasilitasnya, dan mari niat baik kita bisa selesaikan masalah yang ada di lapangan," kata dia.

Sementara Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengatakan dengan dibukanya jalur alternatif ini, dapat mengurai antrean sekitar 25 hingga 30 juta pemudik. Untuk itu, Ia mengimbau kepada pemudik yang akan menyebrang ke Pulau Jawa agar tidak melalui Pelabuhan Bakauheni.

"Jalur Bakauheni atau Panjang perbedaan jarak tempuhnya tidak terlalu banyak, kalau dari Panjang sekitar 3,5 jam sampai di pelabuhan Cilegon. Kalau penumpang lewat dua Pelabuhan, tidak akan ada penumpukan dan antrean panjang," kata dia.

Arinal juga mengatakan bahwa pemerintah pusat telah memberikan respon mengenai dibangunya pelabuhan-pelabuhan lainnya untuk melayani pemudik pada arus balik dan mudik lebaran tahun 2023 di wilayah Sumatera.

"Tahun depan tidak hanya di panjang, juga ada Tanggamus, Bengkulu, Sumbagbar, dan Lampung bagian barat. Jadi tidak ada penumpukan, baik angkutan logistik maupun pemudik," ujarnya.

Winarko







Berita Terkait



Komentar