koronacoronavirus

Pemuda Tubaba Reaktif Covid-19 Sepulang dari Bekasi

( kata)
Pemuda Tubaba Reaktif Covid-19 Sepulang dari Bekasi
RSUD Tubaba saat ini menjadi tempat isolasi pasien Covid-19. Merwan

PANARAGAN (Lampost.co) -- Tim gugus tugas Covid-19 Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) kembali mengisolasi satu warga reaktif Covid-19 yang memiliki riwayat perjalanan dari Kota Bekasi, Jawa Barat.

Pasien reaktif tersebut berjenis kelamin laki-laki berinisial Ad (30), warga Panaragan, kecamatan Tulangbawang Tengah. Pasien reaktif tersebut tidak memiliki gejala, dan saat ini sudah diisolasi dengan empat pasien positif Covid-19 di RSUD Tubaba.

 "Ya. Tadi malam kami menjemput satu pasien reaktif Covid-19 dari tiyuh Panaragan. Pasien ini baru pulang dari Bekasi," ujar Kadis Kesehatan Tubaba, Majril, Rabu, 29 Juli 2020.

Majril menjelaskan, pasien diketahui reaktif covid-19 setelah melakukan rapid test di salah satu rumah sakit di Kota Metro. Pasien tersebut pulang dari Bekasi karena orang tuanya meninggal dunia.

"Dia pulang karena orang tuanya meninggal dunia. Bersamaan dengan itu, pasien ini melakukan pemeriksaan bekas operasi di kakinya di RS Metro. Sebelum dilakukan pemeriksaan dilakukan rapid test dan hasilnya reaktif makanya kami jemput dan diisolasi," tambahnya.

Untuk memastikan positif atau negarifnya pasien tersebut, tim medis telah mengambil semple swab untuk dikirim ke laboratorium RSUD Tulangbawang. "Sebelumnya sudah ada empat pasien reaktif yang kita isolasi dan hasilnya swabnya posiitif covid-19. Kita berdoa untuk pasien 10 ini negatif," ungkapnya.

Sementara itu tim medis juga sudah melakukan tracing dan screning terhadap 40 warga yang memiliki riwayat kontak dengan tiga pasien positif covid-19 yakni DS (42), dan WA (19) keduanya warga Kibang Mulyajaya, Lambukibang dan TW (26) warga Sido Agung, Waykenanga.

"Dari hasil tracing dan screning terhadap 40 warga terdebut semuanya negatif. Namun, kita tetap mewajibkan mereka melakukan isolasi madiri," ujarnya. 

Dia mengatakan saat ini di kabupaten Tubaba tercatat sebanyak sembilan warga dinyatakan positif covid. Lima diantaranya sembuh dan empat lainnya masih diisolasi di RSUD Tubaba. Kesembilan pasien tersebut, empat diantaranya masuk klaster gowa (gelombang pertama sebelum ramadan) dan lima diantarannya klaster Jakarta (setelah idulfitri).

"Yang kita isolasi saat ini ada lima orang, empat positif dan satu pasien reaktif covid-19," pungkasnya.

Winarko



Berita Terkait



Komentar