#lampungtengah

Pemuda Lampung Tengah Apresiasi Polda Mengungkap Judi Online

( kata)
Pemuda Lampung Tengah Apresiasi Polda Mengungkap Judi <i>Online</i>
Tokoh Pemuda Lampung Tengah yang juga Koordinator Serikat Mahasiswa dan Pemuda Lampung (Simpul), Rosim Nyerupa, saat diwawancarai di rumahnya, Bandar Lampung, Rabu, 27 Juli 2022. (Istimewa)


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Tokoh Pemuda Lampung Tengah yang juga Koordinator Serikat Mahasiswa dan Pemuda Lampung (Simpul), Rosim Nyerupa, mengapresiasi Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Kepolisian Daerah Lampung mengungkap kasus judi online.

"Ini prestasi besar bagi jajaran Polda Lampung. Dengan diungkapnya kasus ini jadi titik awal bagi kepolisian membabat abis semua judi online yang dapat merugikan masyarakat, merusak generasi muda penerus bangsa. Langkah tepat yang dilakukan Polda Lampung menunjukkan digitalisasi tugas polisi dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam mendeteksi keberadaan para pelaku dan lapak judi online. Penerapan teknologi didukung bukti tersebut menunjukkan Polda Lampung semakin smart policing menuju polri presisi," kata Rosim yang juga menjabat sebagai Ketua Forum Muli Mekhanai Lampung Tengah ini.

Dia melanjutkan judi online bukanlah hal yang baru di era modern saat ini. Tidak sedikit perjudian secara daring menjamur di internet menyasar bisa meracuni otak masyarakat khususnya kalangan pemuda hingga ke desa. Rosim menjelaskan judi online bisa diakses semua orang tanpa batas untuk anak-anak usia sekolah, kaum muda, hingga kalangan tua dengan sekali klik melalui smartphone.

"Awal bermain mereka akan disuguhkan kemenangan lalu kemudian kecanduan. Kalau sudah candu ini bahaya. Banyak fenomena di mana sekadar untuk men-depo mengisi saldo di akun situsnya, mereka bisa jual-jualan. Bandar yang menang banyak. Mengamati fenomena di berbagai kampung. Saya melihat hal ini bisa berdampak terhadap kriminalitas. Kalau mau men-depo lagi gak punya uang kemudian sudah kecanduan kan bisa saja mereka melakukan tindak kriminal," ujar alumnus Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Bandar Lampung itu.

Rosim menyatakan judi online sebagai salah satu dampak atas perkembangan tekhnologi informasi dan komunikasi di era abad revolusi indrustri 4.0 hari ini. Kemajuan teknologi berhasil menyulap masyarakat sosial jadi masyarakat digital dengan kebiasaan baru. Salah satunya adalah bertemu dengan lapak judi secara daring yang dikemas dalam berbagai model seperti permainan bahkan togel online sekalipun.

“Kebiasaan baru jadi kehidupan baru yaitu budaya digital. Budaya digital sebagai dampak dari tatanan masyarakat digital. Masyarakat digital merupakan masyarakat yang hidup di era kemajuan teknologi informasi dan komunikasi pada abad revolusi industri 4.0 hari ini. Judi online sebagai salah satu model kebiasaan baru masyarakat yang tadinya kerap melakukan dipertemukan dengan perjudian langsung. Jika ditelaah, praktik judi online hari ini lebih besar ketimbang judi langsung. Ini  problem besar yang harus disikapi serius oleh pemerintah dan pihak terkait,” ujar tokoh pemuda Lampung Tengah itu.

Rosim berharap polisi tidak hanya menangkap para pemain yang jadi penikmat judi, tapi bisa menangkap para bandar yang punya lapak judi online. Menurut Rosim, para bandar itulah yang menjadi akar munculnya lapak judi daring.

Wandi Barboy






Berita Terkait



Komentar