#hutan#izin

Pemprov Upayakan 100 Sertifikat Diterbitkan Pemerintah Pusat untuk Hutan Produksi

( kata)
Pemprov Upayakan 100 Sertifikat Diterbitkan Pemerintah Pusat untuk Hutan Produksi
Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Lampung Yanyan Ruchyansyah saat ditemui di Mahan Agung, Rabu, 13 Juli 2022. Lampost.co/ Atika


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Provinsi Lampung terus mengajukan izin produksi atau izin tanam tanaman pertanian di dalam kawasan hutan yang ada di Provinsi Lampung.

"Namun upaya perizinan ini bukan dibuka untuk petani baru, melainkan ini adalah petani eksisting yang memang sudah menggarap perhutanan sosial," kata Gubernur Lampung Arinal Djunaidi saat ditemui di Mahan Agung, Rabu, 13 Juli 2022.

Sebab menurutnya, saat ini melalui Dinas Kehutanan Provinsi Lampung tengah menargetkan agar Kementerian LHK dan Kehutanan memberikan sertifikat untuk masyarakat yang bertani di kawasan hutan produksi yang ada di Provinsi Lampung.

Baca Juga : Kongres Kehutanan Indonesia Gaungkan Kebermanfaatan Hutan bagi Kemajuan Bangsa

"Untuk tahun ini kami targetkan agar ajuan permohonan minimal bisa diresmikan 100 proposal dengan luasan kawasan yang beda-beda pastinya," kata dia.

Dinas Kehutanan Provinsi Lampung Yanyan Ruchyansyah yang mencatat sudah ada kurang lebih 64 ajuan dari taman hutan raya (Tahura) 39 dari sejumlah Kesatuan Pengelolaan Hutan atau KPH.

"Jadi mudah-mudahan bisa tercapai bahkan terlampaui target dari 100 sertifikasi di tahun ini," ujar Yanyan.

Ia menjelaskan jika untuk mendapatkan sertifikat, membutuhkan verifikasi dengan lakukan ajuan proposal dilanjutkan dengan kunjungan ke lapangan lalu diproses persetujuannya. "Untuk kehutanan ada mekanisme kehutanan sosial, itu memungkinkan dilakukan namun dengan pola budidaya agroprorestri," katanya.

Dian Wahyu K






Berita Terkait



Komentar