#pekerjamigran#tki#beritalampung

Pemprov Susun Strategi Lindungi Pekerja Migran

( kata)
Pemprov Susun Strategi Lindungi Pekerja Migran
Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Lampung, Agus Nompitu. Lampost.co/Triyadi Isworo


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Provinsi Lampung akan membentuk lembaga terpadu satu atap (LTSA) yang menangani persoalan tenaga kerja migran. Hal itu menjadi salah satu strategi Pemprov dalam melindungi pekerja migran Indonesia, khususnya asal Lampung.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Lampung, Agus Nompitu, mengatakan LTSA terdiri dari unsur Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), imigrasi, TNI-POLRI, dan Dinas Tenaga Kerja.

Selain itu pihaknya juga akan mendorong terbentuknya desa migran produktif (Desmigratif), sehingga para pekerja migran terdata.

"Kami mendorong Bupati/Walikota untuk membentuk Desmigratif sebagai bentuk kepedulian terhadap pekerja migran. Dengan itu para pekerja akan terdata sebelum berangkat dan saat pulang. Dengan program itu juga diharapkan pekerja produktif, sehingga tidak kembali ke negara luar lagi," kata Agus Nompitu kepada Lampung Post, Rabu, 24 Maret 2021.

Untuk melindungi pekerja migran, lanjutnya, pihaknya juga bekerja sama dengan Kabupaten/Kota dan perangkat desa/lurah guna memonitor warga yang ingin bekerja di luar negeri. Dengan demikian diharapkan tidak ada lagi pekerja yang mendaftar melalui jalur ilegal.

"Kami juga mengefektifkan semua lembaga pelatihan maupun lembaga penempatan pekerja migran. Mereka yang direkrut melalui jalur formal harus dilatih secara intensif sehingga memiliki skil sesuai kebutuhan pekerjaan negara yang dituju," katanya.

 

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar