#asetnegara#lahan

Pemprov Susun Langkah Amankan Aset dan Lahan Negara

( kata)
Pemprov Susun Langkah Amankan Aset dan Lahan Negara
Sekretaris Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto. Lampost/Triyadi Isworo


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Provinsi Lampung melakukan pembahasan mengenai rencana penertiban lahan miliknya di Ruang Rapat Sakai Sambayan Kantor Gubernur Lampung, Senin, 9 November 2020. Langkah-langkah untuk mengamankan aset dan lahan milik negara karena jika tidak ditertibkan, bakal diklaim pihak-pihak lain.

Sekretaris Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto, mengatakan pihaknya melakukan rapat terkait lahan milik pemprov di Sabahbalau, Lampung Selatan. Ia mengatakan jajarannya tengah menginventarisasi lahan-lahan yang ada agar tidak diklaim pihak lain.

"Terkait lahan di Sabahbalau, kami sudah punya sertifikat yang diakui dan sah menurut BPN. Tapi di lapangan masih ada sekelompok orang yang mencoba menguasai. Oleh sebab itu, kami bersama polda, kejaksaan, Inspektorat, Satpol PP, Biro Hukum, dan sebagainya mengambil langkah-langkah untuk menyelamatkan aset tersebut," katanya, Senin, 9 November 2020.

Dia menjelaskan aset milik Pemprov Lampung tersebut harus diamankan karena nantinya akan dimanfaatkan untuk berbagai macam kegiatan, seperti membuat percontoham best praktis di bidang pertanian dan perkebunan yang dikelola bersama.

"Aset tersebut bisa mendukung untuk pemberdayaan inovasi pertanian dan perkebunan serta mendukung pariwisata. Kemudian juga hal hal yang mendukung pemerintahan," katanya.

Sebelumnnya, Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Lampung, Kusnardi mengatakan Taman Agro Park PKK Sabahbalau secara de facto luasnya tujuh hektare dan secara de jure luasnya 10 hektare. Ia mengatakan lokasi ini juga bisa dijadikan pusat risert, pusat informasi, pengembangan pertanian, edukasi keluarga, tempat hiburan, dan bisnis sehingga bisa menghasilkan pendapatan asli daerah dan masyarakat.

Muharram Candra Lugina







Berita Terkait



Komentar