#bandarlampung#lampung#pemprov

Pemprov Perkuat Kelembagaan Kesejahteraan Sosial dan Keagamaan

( kata)
Pemprov Perkuat Kelembagaan Kesejahteraan Sosial dan Keagamaan
Wakil Gubernur Lampung, Chusnunia Chalim mendengarkan paparan program dari Kepala Biro Kesra Provinsi Lampung Ratna Dewi, di Ruang Kerja Wakil Gubernur Lampung, Kantor Gubernur, Selasa (15/10/02019).Humas

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim mendorong Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Provinsi Lampung memperkuat program pemberdayaan kelembagaan kesejahteraan sosial dan keagamaan.

Menurut Chusnunia, penguatan tersebut bisa ditempuh dengan menciptakan kehidupan yang religius, berbudaya, aman, dan damai di Provinsi Lampung. Upaya menciptakan kehidupan yang religius, berbudaya, aman, dan damai ini merupakan program pemberdayaan kelembagaan kesejahteraan sosial dan keagamaan. 

"Program ini harus ditingkatkan seperti pemberian bantuan sarana prasarana rumah ibadah seperti rumah ibadah, pondok pesantren, TPA," kata Nunik.

Selain itu upaya penguatan lainnya yaitu meningkatkan bantuan kepada tokoh agama dan hafidz/hafidzah. Peningkatan pelaksanaan MTQ tingkat Provinsi dan Nasional, peningkatan peserta umroh dan wisata rohani. Wagub juga menjelaskan perlunya peningkatan di bidang kebudayaan guna mewujudkan Lampung kaya festival dalam rangka meningkatkan indeks kebahagiaan. Kemudian peningkatan bantuan yang sesuai dengan aturan yang berlaku.

"Kita dapat menggelar festival anak yatim yang dapat dilaksanakan sebelum anak-anak masuk sekolah untuk meningkatkan indeks kebahagiaan. Selain itu juga kita bisa memperingati Hari Santri dengan mengundang habib, syech dan lainnya," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Ratna Dewi menjelaskan Biro Kesra mempunyai tugas membantu Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat di Bidang Bina Mental Spiritual, kesejahteraan rakyat non pelayanan dasar, kesejahteraan rakyat pelayanan dasar.

"Biro Kesra bertujuan untuk tercapainya peningkatan kerukunan umat beragama melalui peningkatan pemberdayaan kelembagaan keagamaan, dan tercapainya peningkatan kualitas penyelenggaraan pelayanan di lingkup sekretariat daerah," katanya.

 

Triyadi Isworo/rilis

Berita Terkait

Komentar