koronawabahkoronacoronavirus

Pemprov-Pemkot Bangkit Lawan Covid-19

( kata)
Pemprov-Pemkot Bangkit Lawan Covid-19
Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto.


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah Kabupaten/Kota terus berusaha menanggulangi penyebaran covid-19. Apalagi saat ini sedang dalam keadaan darurat, dan kasus covid-19 mengalami peningkatan. Penerapatan protokol kesehatan pencegahan covid-19 secara melekat ingat pesan ibu menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan pakai sabun atau handsinitizer (3M) sampai ke tingkat yang paling bawah yakni RT dan keluarga.

Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto mengajak, kepada seluruh pihak untuk taat melaksanakan protokol kesehatan dengan disiplin memakai masker, menjaga jarak, cuci tangan, menjaga kebugaran tubuh supaya imun tubuh tetap terjaga. Ia mengatakan bahwa untuk melakukan penanganan covid-19 perlu kebersamaan dan kekompakan.

"Untuk melakukan penanganan covid bukan hanya tanggung jawab pemerintah. Tetapi juga perlu peran aktif masyarakat. Kalau semua orang bisa disiplin, insyallah tidak terkena covid-19. Apabila tidak ada orang yang terkena covid-19 berarti covid-19 selesai," kata Fahrizal di Kantor Gubernur Lampung, Senin, 9 November 2020.

Berdasarkan update situasi covid-19 di Provinsi Lampung periode data 18 Maret - 9 November 2020 untuk kasus konfirmasi ada 2.251 kasus dengan rincian 86 kasus baru dan 2.165 kasus lama. Kasus suspek ada 109 kasus dengan rincian 40 kasus baru, dan 69 kasus lama. Kemudian 103 kasus kematian konfirmasi positif covid-19, dan 1.407 kasus konfirmasi selesai isolasi.

Kota Bandar Lampung masih masuk di dalam zona merah atau beresiko tinggi penularan covid-19. Untuk zona orange atau beresiko sedang meliputi Metro, Pesawaran, Tanggamus, Lampung Barat, Lampung Utara, Way Kanan, Tulangbawang Barat, Tulangbawang, dan Lampung Tengah. Kemudian zona kuning atau beresiko rendah meliputi Lampung Selatan, Pringsewu, Pesisir Barat, dan Lampung Timur. Sementara zona hijau atau tidak terdampak yakni Mesuji.

 

Winarko







Berita Terkait



Komentar