pemprovtruktonasebesarwaykibang

Pemprov Larang Truk Tonase Besar Lalui Jembatan Waykibang

( kata)
Pemprov Larang Truk Tonase Besar Lalui Jembatan Waykibang
Ilustrasi.Dok


PANARAGAN (Lampost.co) -- Dinas Bina Marga dan Bina Kontruksi provinsi Lampung, melaui rekannnya CV. WAY PETAI, meminta pengguna jalan lintas Way Kibang Budi Jaya-Tulung Randu masih tidak bisa melalui jembatan Way kibang Budijaya. 

Sebab, kontruksi infrastruktur tersebut belum 100% selesai dan diserahterimakan kepada negara. Untuk itu rekanan hanya memperbolehkan kendaraan melintas diatas jembatan yang dibangun melalui APBD provinsi senilai Rp673.314.073,52 itu dengan catatan tidak melebihi tonase yang ditentukan.

"Harusnya jembatan itu sudah jadi, tetapi belum layak untuk dilalui kendaran yang bertonase diatas 25 ton jadi kalau mini bus yang 5--7 ton bisa melewati," kata Gede selaku direktur CV. Way Petai, Kamis, 3 Desember 2020.

Hal ini ia sampaikan saat portal yang dipasangnya ditrobos paksa kendaraan bertonase lebih. Sehingga selanjutnya diikuti kendaraan kendaraan lainnya yang menurut kontraktor belum layak untuk naik melintasi jembatan tersebut.

"Umur betonnya belum cukup makanya itu kami palang pakai kayu kaso dan sebenarnya jembatan alternatif itu sampai sekarang belum dibongkar supaya yang bertonase besar lewat situ," kata Gede.  

Menjawab keluhan pengendara mini bus yang kesulitan melitas akibat amblasnya timbunan jembatan yang menyulitkan kendaraan mereka melintas paska turunnya hujan pekan lalu. Pihak CV. Way Petai, akan segera memperbaikinya kembali dengan cara ditimbun ulang dengan matertial yang lebih padat.

"Soal itu kami sudah di tegur pihak Bina Marga provinsi dan akan segera kami timbun dengan material yang sudah kami persiapkan," kata Gede. 

Sebelumnya, beberapa pengendara saat dikonfirmasi Lampost.co merasa kecewa karena kondisi jembatan yang belum dapat maksimal mereka lalui. Bahkan nyaris membahayakan keselamatan saat akan naik melintasi jembatan akibat curamnya timbunan yang ambles paska hujan turun.

"Tiap hari saya lewat sini dan harus extra hati-hati agar tidak nyangkut mobilnya," kata Andi, penggendara mobil pribadi.
Hal yang sama juga disampaikan pengendara lainya, yang 

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar