#pilkada#pemerintahan

Pemprov Lantik 5 Pjs dan 1 Plt Bupati 25 September

( kata)
Pemprov Lantik 5 Pjs dan 1 Plt Bupati 25 September
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Provinsi Lampung, Irwan Sihar Marpaung. Lampost.co/Triyadi Isworo

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Provinsi Lampung menjadwalkan pada Jumat, 25 September 2020, pukul 09.00 WIB, menyerahkan surat keputusan (SK) serta pelantikan lima pejabat sementara (pjs) dan satu pelaksana tugas (plt) bupati di Balai Keratun Lantai III. Selain itu, dilakukan penandatanganan pakta integritas kepada seluruh pasangan calon kepala daerah (paslonkada) bersama KPU, Bawaslu, parpol, dan TNI/Polri di Gedung Pusiban, pukul 14.00 WIB.

Hal tersebut disampaikan Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Lampung, Irwan Sihar Marpaung, Rabu, 16 September 2020. Dia mengatakan SK yang disiapkan untuk pjs bupati Lampung Selatan, Pesisir Barat, Way Kanan, Lampung Tengah, dan Lampung Timur. Kemudian SK Plt Bupati Pesawaran, yakni Eriawan, wakil bupati dan tidak maju di Pilkada sehingga otomotis menjadi plt.

"Kami mengagendakan acara penyerahan SK oleh Gubernur Lampung kepada lima pjs dan satu plt pada 25 September 2020 di Balai Kratun Lantai 3. Namun, untuk nama-nama pjs terpilih belum ada karena belum selesai di Kemendagri. Kita tunggu saja hasilnya, yang pasti 15 nama sudah di Kemendagri. Pjs dan plt ini akan bertugas sampai 5 Desember 2020," katanya.

Dia menambahkan acara tersebut akan dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, hanya 60 orang yang boleh masuk di Balai Keratun Lantai 3. Kemudian pada pukul 14.00 WIB dilanjutkan dengan penandatanganan pakta integritas kepada 23 pasangan calon kepala daerah di delapan kabupaten/kota yang menggelar pilkada. Hadir juga Gubernur Lampung, Bawaslu, KPU, TNI/Polri, dan stakeholder pilkada terkait.

"Sesuai tahapan, jadwal, dan program pilkada pada 23 September 2020 penetapan pasangan calon, 24 September 2020 pengundian nomor urut, maka pada 25 September 2020 penandatanganan pakta integritas. Kami ingin menekankan protokol kesehatan pencegahan Covid-19," katanya.

Dia juga mengingatkan pasangan calon dengan terus meningkatnya angka kasus Covid-19 di Lampung untuk memberikan contoh yang baik mengenai penerapan protokol kesehatan kepada masyarakat. Apalagi ada petahana bupati yang juga ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 maju dalam pesta demokrasi.

"Pemerintah sudah membuat aturan terkait Covid-19, maka semua pihak wajib mengikuti aturan tersebut. Para calon kepala daerah juga harus memberikan contoh, masyarakat sebagai pemilih juga bisa menilai siapa yang memberikan contoh baik," katanya.

Muharram Candra Lugina



Berita Terkait



Komentar