#operasipasar#sembako

Pemprov Lampung Siapkan 900 Kg Cabai Merah untuk Operasi Pasar

( kata)
Pemprov Lampung Siapkan 900 Kg Cabai Merah untuk Operasi Pasar
Ilustrasi. Dok. Lampost.co


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Provinsi Lampung akan menggelar operasi pasar (OP) untuk menjaga stabilisasi harga khususnya komoditas cabai merah yang mengalami kenaikan harga.


Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung, Elvira Ummihani mengatakan kegiatan operasi pasar akan dilaksanakan dua kali, yakni pada 22 dan 25 Juni 2022.

"Rencananya akan dilaksanakan di tiga lokasi yakni Pasar Tugu, Pasar Kangkung, dan Pasar Gintung. Nantinya pemerintah provinsi akan bekerja sama dengan petani cabai," ujar Elvira.

Kegiatan yang diperuntukkan untuk masyarakat Lampung ini diharapkan bisa dibeli sesuai dengan peruntukkannya. "Jadi masyarakat harus bisa berbagi dengan yang lain, jangan membawa keluarga atau kerabat untuk ikut antre. Sebisa mungkin beli seperlu nya saja," katanya.

Ia mengatakan jika nantinya Disperindag akan menyediakan 300 kilogram cabai merah di tiap lokasi OP, sehingga untuk pelaksanaannya pihaknya menyediakan 900 kilogram cabai merah keriting.

"Adapun ini pembeliannya dibatasi, hanya dua kilogram perorang dengan harga Rp70 ribu/kg. Menurut kami ini sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, sehingga kami imbau untuk membeli sebutuhnya saja," katanya.

Terkait pelaksanaan di lain daerah, pihaknya mengaku belum berencana akan membuka di daerah atau kabupaten lain. "Belum ada koordinasi lanjut dengan pihak lain terkait apakah akan dibuka dilain daerah, tapi akan kita bicarakan lagi," katanya.

Namun ia mengatakan, alasan untuk sementara waktu pelaksanaan OP dibuka di Bandar Lampung karena pertimbangan masyarakat Bandar Lampung yang minim melakukan aktivitas bercocok tanam.

"Pertimbangan lain karena permintaan cabai merah di Bandar Lampung cukup tinggi. Meskipun didaerah juga tinggi, namun masih bisa diminimalisir dengan ada sejumlah masyarakat yang lakukan penanaman cabai dan dijual secara umum," katanya.

Winarko








Berita Terkait



Komentar