#beritalampung#bandarlampung#bansos#bbm

Pemprov Lampung Pastikan Penerima Bansos Tepat Sasaran ke Masyarakat Miskin Ekstrem

( kata)
Pemprov Lampung Pastikan Penerima Bansos Tepat Sasaran ke Masyarakat Miskin Ekstrem
Sekretaris Provinsi Lampung Fahrizal Darminto. Lampost.co/Atika Oktaria


Bandar Lampung (Lampost.co): Pemerintah Provinsi Lampung memastikan jika penerima bantuan sosial yang dialokasikan dari dana transfer umum (DTU) Pemerintah Provinsi untuk menangani dan mengatasi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) merupakan masyarakat yang masuk dalam kategori miskin ekstrem.

Sekretaris Provinsi Lampung Fahrizal Darminto mengatakan jika penerima bantuan adalah masyarakat yang terdata di dalam data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS).

"Di Provinsi Lampung ini masih ada masyarakat miskin, dan terkait data sebagian ada yang sudah mendapat bantuan PKH, bantuan sembako, dan untuk data yang sudah kita ambil ini merupakan data masyarakat yang belum pernah menerima bantuan sama sekali dari sumber manapun," kata dia, Kamis, 22 September 2022.

Menurutnya, hal itu dilakukan agar tidak ada tumpang tindih antara penerima satu dengan penerima lain. "Kita koordinasi dengan Kabupaten/Kota untuk memberikan data mana masyarakat yang masuk kategori miskin ekstrem, nantinya dari Kabupaten/Kota bisa memilih jadi akan berbeda," ujar dia.

Nanti, lanjut, Sekprov, yang sudah ditangani Provinsi Lampung akan pihaknya imbau juga agar tidak menerima lagi dari bantuan pemerintah Kabupaten/Kota. "Harus kita tandai agar harapannya tidak tumpang tindih, prinsipnya Provinsi Lampung akan membagikan bantuan ini merata di 15 Kabupaten/Kota," katanya.

Pemprov Lampung, lanjutnya, tidak melakukan pendaftaran bagi penerima karena hanya merujuk pada laporan dari DTKS yang telah didata Dinas Sosial Provinsi Lampung.

Adapun untuk data sasaran rencana penerima bantuan kompensasi kenaikan harga BBM di Lampung yang diambil dari data kemiskinan ekstrem yaitu Lampung Tengah 18.106 penerima, Lampung Selatan 14.046 penerima, Lampung Utara 8.916 penerima, Lampung Barat 4.019 penerima, dan Tulangbawang 3.603 penerima.

Selanjutnya Tanggamus 6.524 penerima, Lampung Timur 13.017 penerima, Way Kanan 5.686 penerima, Pesawaran 8.600 penerima, Pringsewu 4.282 penerima, Mesuji 1.368 penerima, Tulangbawang Barat 2.519 penerima, Pesisir Barat 1.274 penerima, Metro 1.136 penerima, dan Bandar Lampung 11.657 penerima. Dengan total keseluruhan yakni 104.753 penerima, keluarga kategori miskin ekstrem.

"Jumlah bansos yang yang disalurkan dari Pemprov Lampung kurang lebih 11.877 KPM dari total 104.753 yang telah melalui masa pendataan dan dipastikan kedalam kategori miskin ekstrem. Untuk sisanya kami koordinasi ke Kabupaten/Kota untuk bisa alokasikan ke masyarakat yang ada di data tersebut," kata dia.

Adapun rencananya Pemerintah Provinsi Lampung akan memberikan bantuan senilai Rp300 ribu/KPM yang akan disalurkan selama tiga bulan yakni Oktober-Desenber 2022. "Jadi total masyarakat mendapat Rp900 ribu, akan langsung dikasih," ujarnya.

Adi Sunaryo








Berita Terkait



Komentar