#PemprovLampung#UMPLampung#Lampung

Pemprov Lampung Masih Godok Kenaikan UMP

( kata)
Pemprov Lampung Masih Godok Kenaikan UMP
Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto. (Foto: Lampost/Triyadi Isworo)

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Pemerintah Provinsi Lampung masih melakukan koordinasi dan komunikasi bersama pihak-pihak terkait mengenai kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2020 mendatang bumi Ruwai Jurai.

Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto mengatakan terkait UMP masih dalam proses di pihak ketenagakerjaan. Kemudian nantinya akan ada perundingan antara serikat pekerja dan pemerintah membahas hal ini.

"Belum lama ini kita menerima surat dari Pemerintah Pusat. Nanti akan ada indikator yang menghitung kebutuhan hidup masyarakat. Nanti bila bupati/walikota sudah setuju maka akan diserahkan kepada gubernur untuk disahkan," katanya usai pelantikan dan pengambilan sumpah/janji di Balai Kratun Pemerintah Provinsi Lampung, Kamis, 24 Oktober 2019.

Sebelumnya pihak Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia menginformasikan bahwa Upah Minimun Provinsi (UMP) naik di tahun 2020. Kenaikan tersebut mencapai 8,51%. Hal tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Menteri Ketenagakerjaan Nomor B-m/308/HI.01.00/X/2019 tanggal 15 Oktober 2019 tentang Penyampaian Data Tingkat Inflasi Nasional dan Pertumbuhan Produk Domestik Bruto Tahun 2019.

Dalam surat edaran tersebut disampaikan bahwa angka 8,51% didasarkan pada data inflasi nasional dan pertumbuhan ekonomi nasional 2019. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut, inflasi nasional sebesar 3,39 persen dan pertumbuhan ekonomi nasional (PDB) sebesar 5,12 persen. Untuk di Provinsi Lampung diprediksi dari Rp. 2.240.646 menjadi sekitar Rp. 2.431.324 pada tahun 2020.

 

 

Triyadi Isworo



Berita Terkait



Komentar