#beritalampung#beritalampungterkini#covid-19#pencegahanpenyebarancovid-19#satgascovid-19

Pemprov Lampung Masifkan Satgas Covid-19 Jelang Nataru

( kata)
Pemprov Lampung Masifkan Satgas Covid-19 Jelang Nataru
Ilustrasi. Dok


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung bakal memasifkan Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 di lokasi keramaian jelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Satgas akan melakukan pengawasan dan pemantauan agar Nataru aman dari penyebaran Covid-19.

"Kami akan turunkan secara masif tim satgas Covid-19. Nantinya, tim dikerahkan untuk mengawasi, memantau, dan memastikan kondisi Natal dan Tahun Baru berjalan aman dari penyebaran Covid-19,“ kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Lampung, Zulkarnain, Jumat, 2 Desember 2022.

Namun, tak hanya menjelang Nataru saja, pihaknya hingga saat ini masih mengaktifkan satgas dan mengaktifkan posko pelayanan dan penanganan Covid-19. "Tapi sekarang juga masih masih mengaktifkan satgas dan mengaktifkan posko penanganan Covid-19 yang ada di kompleks perkantoran Pemerintah Provinsi Lampung," ujarnya.

Baca juga: Balai Karantina Pertanian Lampung Gagalkan Penyelundupan 1.773 Ekor Burung 

Penempatan satgas mulai dari tempat wisata dan pusat perbelanjaan. "Sekarang juga kami masih terus patroli tapi dibantu kabupaten/kota. Nanti kami akan rapatkan juga bersama TNI dan Polri," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Lampung Reihana mengatakan saat ini pihaknya terus mengantisipasi lonjakan kasus dengan melakukan percepatan vaksinasi. "Kami terus salurkan dan mendistribusikan vaksinasi ke masyarakat. Selain itu, menggunakan stok vaksin yang saat ini masih ada di kami dan juga daerah atau instansi terkait," katanya.

Menurut dia, pihaknya juga berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan kabupaten/kota untuk pendistribusian vaksin. "Karena daerah kan punya stok vaksin, itu kami arahkan untuk dikebut penyuntukan ke masyarakat yang belum vaksin atau yang belum melakukan booster," ujarnya.

Kadinkes juga mengatakan pihaknya terus bersurat ke Pemerintah Pusat untuk penambahan vaksin. "Kami terus bersurat dan koordinasi agar ditambah stoknya," katanya.

Muharram Candra Lugina








Berita Terkait



Komentar