#tajuk#pemprov

Pemprov Lampung Lindungi TKI

( kata)
Pemprov Lampung Lindungi TKI
Foto : Dok Lampost.co

SEBUTAN pahlawan devisa kerap disematkan kepada para tenaga kerja Indonesia (TKI) atau sekarang lebih sering disebut sebagai pekerja migran. Predikat sebagai pahlawan devisa tidaklah berlebihan mengingat nilai nominal transfer uang para TKI ke dalam negeri sangat besar.

Bekerja di luar negeri dengan kepastian pendapatan yang lebih besar dibanding dengan di dalam negeri menjadi magnet kuat bagi para TKI untuk mengadu nasib ke negeri seberang. Mereka berbondong-bondong dengan berbagai cara bisa bekerja di luar negeri dan tidak terkecuali di Lampung.

Banyak warga yang memilih mengadu nasib di negeri jiran yang menjanjikan pendapatan lebih besar.

Berdasar pada data Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Lampung, jumlah TKI asal Bumi Ruwa Jurai ini cenderung meningkat setiap tahun. Pada 2017 tercatat 15.402 pekerja, meningkat menjadi 18.853 pekerja setahun kemudian. Hingga September 2019, jumlah TKI asal Lampung sudah mencapai 14.786 orang. Adapun negara tujuan yang paling diminati, yakni Taiwan, Hong Kong, Malaysia, dan Singapura.

Namun, nasib para TKI tersebut tidak selalu beruntung. Kita kerap melihat dan mendengar para TKI mengalami hal yang tidak manusiawi saat melaksanakan tugasnya, seperti disiksa majikan, diperkosa, hingga harus berurusan dengan hukum di negara penempatan.

Kondisi tersebut sangat membuat miris, terlebih bagi para TKI itu sendiri maupun keluarga mereka di Tanah Air. Padahal, merekalah pahlawan devisa dengan sumbangan pemasukan yang cukup besar bagi pendapatan negara. Selain mengguyur devisa dari luar negeri, mereka juga punya peran penting mengurangi angka pengangguran di dalam negeri.

Tentunya perlindungan terhadap para TKI perlu ditingkatkan. Pemerintah pun sudah mengeluarkan regulasi untuk melindungi para TKI yang dituangkan dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia.

Dalam undang-undang tersebut jelas disebutkan perlindungan pekerja migran Indonesia adalah segala upaya untuk melindungi kepentingan calon pekerja migran Indonesia serta pekerja migran Indonesia dan keluarganya dalam mewujudkan terjaminnya pemenuhan haknya dalam keseluruhan kegiatan sebelum bekerja, selama bekerja, dan setelah bekerja dalam aspek hukum, ekonomi, dan sosial.

Oleh sebab itu, negara wajib hadir untuk melindungi para TKI di luar negeri. Upaya mendukung perlindungan para pekerja migran membutuhkan sinergisitas instansi terkait.

Usaha awal yang dilakukan Pemerintah Provinsi Lampung dengan memetakan permasalahan terkait pekerja migran harus didukung mengingat identifikasi itu sebagai upaya meningkatkan perlindungan pekerja migran di luar negeri.

Perlindungan bagi para TKI sangat penting agar mereka dapat bekerja dengan aman dan nyaman. Kenyamanan dan keamanan yang mereka nikmati akan berdampak positif bagi peningkatan pemasukan devisa negara, terutama untuk Provinsi Lampung. n

Setiaji Bintang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar