#asn#dinasluar

Pemprov Lampung Larang ASN Dinas Luar

( kata)
Pemprov Lampung Larang ASN Dinas Luar
Dok Google Images

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Provinsi Lampung melarang Aparatur Sipil Negara (ASN) melakukan perjalanan dinas ke luar Lampung. Perintah tersebut diterbitkan dalam Surat Edaran (SE) Nomor: 045-2/1074/07/2020 tentang Larangan Perjalanan Dinas Dalam Situasi Masa Darurat Bencana Wabah Virus Corona (Covid-19) Bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung, Rabu, 18 Maret 2020.

"Sehubungan peningkatan kasus infeksi Corona Virus (infeksi COVID-19) dan telah ditetapkannya oleh Menteri Kesehatan Republik Indonesia dengan Keputusan Menteri Kesehatan Nomor : HK.01.07/MENKES/104/2020 tentang Penetapan Infeksi virus korona (Covid-19) sebagai penyakit yang dapat menimbulkan wabah dan upaya penanggulangannya," tulis  Sekretaris Provinsi Lampung Fahrizal Darminto dalam surat tersebut.

Bertita Terkait:   

Kemudian, seluruh ASN di Provinsi Lampung secara konsisten menerapkan berbagai tindakan pencegahan penularan penyakit, khususnya penyakit infeksi virus korona dan mematuhi protokol kewaspadaan pencegahannya. 

Selanjutnya, diminta kepada ASN di Provinsi Lampung agar tidak melakukan perjalanan dinas ke luar daerah, selama Masa darurat bencana wabah virus korona (Covid-19). Hal ini sebagai antisipasi penyebaran virus korona dan juga sebagai langkah upaya penghematan anggaran perjalanan dinas pada Instansi/OPD. 

Kemudian, dalam hal mengatasi persoalan yang urgen dan mendesak atas permintaan lembaga/kementerian/instansi pemerintah pusat, maka perjalanan dinas ke luar daerah bagi ASN di Lingkungan Pemprov dapat dilakukan dengan mengajukan izin langsung dan tertulis kepada Gubernur Lampung.

Apabila diperlukan adanya pertemuan dan pembahasan tugas kedinasan antar lembaga/Instansi/ASN hendaknya dilakukan dengan metode jarak jauh dengan menggunakan teknologi komunikasi seperti telephone, e-mail, whatsapp, teleconference dan lain lain sesuai dengan situasi, kondisi dan kebutuhan.

Setiaji Bintang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar