#pemprovlampung#beritalampung

Pemprov Lampung Fokus Beri Pendampingan Implementasi KPB

( kata)
Pemprov Lampung Fokus Beri Pendampingan Implementasi KPB
Tim implementasi program kartu petani berjaya (KPB) memberikan penyuluhan bagi poktan/gapoktan, kios dan distributor. Lampost.co/Atika


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Tim implementasi program kartu petani berjaya (KPB) terus berfokus melakukan pendampingan bagi penyuluh, poktan/gapoktan, kios dan distributor. 

"Petani sangat mengapresiasinya, karena KPB menghindari penyimpangan dalam penyaluran pupuk. Ke depan, seluruh petani di Pesisir Barat akan diwajibkan sebagai anggota KPB," kata Kasi Lahan dan Irigasi Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura (KPTPH) Lampung, Rendra, Kamis, 24 Juni 2021.

Sementara itu, Kasi Pupuk dan Alsintan Dinas KPTPH, Vieke Sandranita, mengatakan permasalahan utama dalam penyaluran pupuk subsidi adalah sebagian besar petani tidak mengetahui alokasi pupuk miliknya, sehingga penebusan masih berdasarkan e-RDKK. 

"Hal ini menyebabkan penyaluran pupuk subsidi belum 6 tepat (tepat waktu, jumlah, jenis, tempat, mutu dan harga)," jelasnya. 

Untuk itu KPB hadir untuk mengatasi permasalahan tersebut. Sebab, dalam akun poktan/petani tertulis alokasi pupuk subsidi. 

"Demikian juga dengan kios/pengecer dalam penyalurannya harus sesuai pesanan petani/poktan lewat aplikasi KPB. Manfaat lainnya adalah kemudahan mengakses kredit usaha rakyat (KUR) dan asuransi usaha tani padi (AUTP) serta kartu KPB bersifat combo card," papar dia. 

Sampai saat ini, tambahnya, progres implementasi program itu meregistrasi 185.495 orang. Dengan petani yang melakukan penebusan pupuk subsidi lewat aplikasi KPB sebanyak 50.246 orang, petani yang memanfaatkan KUR tani 3.734 orang senilai Rp76,8 miliar, dan luasan sawah petani yang mendapat dukungan AUTP sebanyak 9.629 Ha.

"Melalui KPB diharapkan petani Lampung menjadi petani digital yang dapat melakukan transaksi penebusan pupuk bersubsidi dan non subsidi secara online melalui Aplikasi KPB, pembayaran secara non tunai, bisa mengakses pembiayaan KUR dari perbankan dan mendapatkan fasilitas AUTP secara gratis," harapnya. 

 

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar