#APBD#anggaran#surfing

Pemprov Lampung Anggarkan Rp4 Miliar untuk Krui Pro 2022

( kata)
Pemprov Lampung Anggarkan Rp4 Miliar untuk Krui Pro 2022
Wakil Gubernur Lampung, Chusnunia Chalim saat ditemui di kantor Gubernur Lampung, Senin, 4 April 2022 // Atika Oktaria


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim mengatakan jika dalam rencana kegiatan Krui Pro 2022, Pemerintah Provinsi Lampung mengganggarkan dana sebesar Rp4 miliar, dari total kebutuhan agenda tersebut sebesar Rp8 miliar.

"Memang nilai yang sudah dianggarkan oleh kami kurang, karena di tengah-tengah waktu ini tidak mungkin masukin anggaran karena acaranya di bulan Juni," jelas Chusnunia Chalim, Senin, 4 April 2022.

Adapun Krui Pro 2022 adalah ajang kejuaraan Surfing Internasional atau World Surfing League (WSL) 'Krui Pro' QS 5000 yang akan digelar di Pantai Tanjung Setia, Kecamatan Pesisir Selatan dan direncanakan pada 11-17 Juni 2022 mendatang.

Ia mengatakan, akan koordinasi mulai dari kebutuhan teknisnya apa saja, misal toilet portabel dan dari masukan  Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) seperti apa agar provinsi akan bantu.

"Jadi tidak dalam bentuk uang tetapi dalam bentuk kebutuhan misal di kesehatan kita akan koordinasi provinsi ada bus yang ada peralatan kesehatannya maka ini bisa dimanfaatkan. Kemudian anggaran promosi nanti di satukan," katanya.

Ia mengatakan bersamaan dengsn situasi tahun lalu saat penyusunan anggaran festival ini kedaan Covid-19 sedang tinggi sehingga ragu ketika dianggarkan nanti tidak terpakai.

"Tapi Alhamdulillah Covid-19 melandai, Insyaallah festival surving Krui pro bisa dilaksanakan pada tanggal 11 sampai dengan 17 Juni 2022 dan antusias peselancar mancanegara sangat luar biasa, hal ini patut di apresiasi," jelasnya.

Dalam kegiatan ini juga ia mengatakan jika terdapat sejumlah kendala diantaranya soal transportasi yang pesawatnya tidak memungkinkan bawa papan surfing.

"Dari persoalan ini masih mencari opsi terbaik yang sudah disiapkan misal menggunakan bus untuk papan surfing atau pesawat kargo tapi permasalahan lain adalah butuh biaya besar," jelas dia.

Menurutnya, kegiatan Krui pro ini masuk kedalam perhatian nasional meskipun tidak di kalender event nasional karena yang masuk adalah festival Krakatau dan skala brak.

"Krui pro masuk di atensi nasional tetapi masuknya di festival olahraga ini ada perhatian dari Kementerian pariwisata," jelasnya.

Namun untuk menunjukkan atensi dan semangat, Pemprov Lampung menambahkan sejumlah event seperti lari dari Dispora provinsi, masih diupayakan event lain misal kuliner, atau kampanye Bangga Buatan Indonesia (BBI).

"jadi tidak hanya satu festival tapi juga sekaligus. Namun karena ini belum matang jadi masih harus ada rapat susulan untuk memantapkan semua rangkaian kegiatan," tutup dia.

Winarko







Berita Terkait



Komentar