#Pertanian#irigasi

Pemprov Fokus Optimalisasi Irigasi demi Genjot Produktivitas Petani Lampung

( kata)
Pemprov Fokus Optimalisasi Irigasi demi Genjot Produktivitas Petani Lampung
Ilustrasi irigasi pertanian. ANTARA/Adeng Bustomi


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung tengah berupaya untuk maksimalkan fungsi saluran irigasi demi meningkatkan produktivitas dan tanam padi para petani.

Kepala Dinas Pengelolaan Sumberdaya Air (PSDA) Provinsi Lampung, Budhi Darmawan mengatakan, Pemprov telah menggandeng Balai Besar Sungai dan juga pemerintah kabupaten/kota untuk mewujudkan upaya tersebut.

"Jika irigasinya dimanfaatkan untuk 1.000 hingga 2.000 hektare sawah, maka itu menjadi kewenangan provinsi. Apabila di bawah ketentuan tersebut maka berada di bawah kabupaten/kota," kata Budhi, saat ditemui di Mahan Agung, Kamis, 12 Agustus 2021. 

Baca: Nilai Tukar Petani Lampung Naik 0,92%

 

Pembagian tersebut, kata Budhi, akan berdampak baik pada penggunaan dan penyaluran air petani. Selain itu, sebagai jaminan agar air tetap mengalir ke lahan pertanian.

"Selama ini berjalan baik sehingga distribusi air bisa memenuhi pola tanam yang sudah disepakati bersama antara petani dan juga dinas terkait," ungkapnya.

Ia juga menyampaikan, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengimbau petani agar memanfaatkan air secara optimal.

"Tata kelola air harus dilakukan dengan baik sehingga bisa cukup dalam mendukung dan meningkatkan produktivitas petanian," kata dia. 

Berdasarkan data yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS), luas panen padi di Provinsi Lampung pada tahun 2020 mencapai 545.149,05 hektare dengan hasil produksi sebanyak 2.650.289,64 ton.

Gubernur Arinal juga mengapresiasi langkah untuk memaksimalkan fungsi irigasi demi berjalannya sistem pertanian yang baik. 

"Pemaksimalan fungsi irigasi penting dilakukan, karena perlu diketahui bersama pertumbuhan ekonomi Lampung ini didominasi dengan sektor pertanian," kata Gubernur Arinal.

Ia mengatakan, irigasi menjadi bagian dalam peningkatan produksi padi, sehingga diharapkan dapat diterapkan secara berkelanjutan. 

"Karena irigasi diharapkan bisa menjadi penopang serta upaya yang berkelanjutan bagi jalannya roda pertanian yang ada di Lampung," kata dia.

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar