#evaluasi#pemprov

Pemprov Evaluasi Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik

( kata)
Pemprov Evaluasi Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik
dok Lampost.co

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Provinsi Lampung melalukan evaluasi pengelolaan informasi dan komunikasi publik di lingkungannya.

Hal tersebut dilakukan dalam rangka peningkatan layanan informasi, evaluasi terhadap pengelolaan Media Sosial, Call Centre, Liputan, dan PPID. Rapat terebut dilakukan di Ruang Cammand Centre Dinas Komunikasi, Informasi dan Statistik Provinsi Lampung, Selasa, 10 Maret 2020.

Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto menyoroti pentingnya akurasi informasi yang disampaikan pada masyarakat. Ia mengatakan bahwa jangan sampai informasi yang disampaikan itu hanya sepotong-sepotong, karena informasinya bisa menjadi tidak benar, dan mengakibatkan kepanikan publik. Contohnya informasi terkait virus corona, jika tidak disampaikan dengan lengkap dan benar, bisa menimbulkan kepanikan.

"Kita akan memberikan dukungan untuk memenuhi kebutuhan yang ada secara bertahap, semoga kedepan dapat kita penuhi semua kebutuhan yang ada." kata Fahrizal.

Sementara itu Kepala Dinas Komunikasi Informasi dan Statistik Provinsi Lampung, A. Chrisna Putra mengatakan bahwa Dinas Kominfotik harus dapat menjadi rujukan informasi bagi instansi lainnya di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.

Ia memberikan beberapa masukan terkait penyebaran informasi, baik melalui media cetak maupun media luar ruang. Kemudian ia meminta agar ada pejabat administrator khusus yang bertugas melakukan pengecekan beritaan.

"Jadi berita yang keluar diketahui oleh dinas dan sesuai dengan kaidah-kaidah berita yang baik." Paparnya.

Selain itu, Chrisna Putra juga mengapresiasi seluruh staf pengelola informasi dan komunikasi publik yang selama ini telah bekerja semaksimal mungkin.

"Memang banyak kendala yang kita hadapi terkait pelimpahan tupoksi dan anggaran yang sangat terbatas ini, namun saya apresiasi semua kinerja dari saudara-saudara semua, dan saya harap jangan sampai pekerjaan menjadi beban," tandasnya.

 

 

Setiaji Bintang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar