#Petani#Pemprov

Pemprov Dorong Peningkatan Pola Kemitraan Petani

( kata)
Pemprov Dorong Peningkatan Pola Kemitraan Petani
Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Lampung, Achmad Chrisna Putra dan jajaran saat melakukan pengecekan ketersediaan gula. Dok Dinas Perkebunan


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Provinsi Lampung terus berusaha meningkatkan kemitraan antara petani dan pihak ketiga sekaligus mengenalkan Program Kartu Petani Berjaya. Upaya tersebut guna memberikan akses kemudahan bagi para petani/pekebun sehingga mampu meningkatkan pendapatan.

Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Lampung, Achmad Chrisna Putra mengatakan pihaknya melakukan tindak lanjut dari Rakor Perkebunan se-Provinsi Lampung, 2 Februari 2021 di Agropark dan arahan Gubernur Arinal Djunaidi. Jajarannya diminta untuk meningkatkan kemitraan antara petani dan pihak ketiga sekaligus mengenalkan Program Kartu Petani Berjaya yang telah digulirkan untuk memberikan peluang bagi para petani/pekebun.

"Para petani atau pekebun ini harus menikmati akses kemudahan dari usaha tanaman perkebunan yang mereka usahakan sehingga dapat meningkatkan pendapatan petani," kata Chrisna, Jumat, 26 Maret 2021.

Ia menceritakan bahwa untuk mewujudkan kemitraan tersebut, jajaran Dinas Perkebunan Provinsi Lampung melakukan kunjungan silaturahmi sekaligus memberikan pembinaan ke Pabrik Gula Bunga Mayang (PT Buma Cima Nusantara) di Lampung Utara, Kamis, 25 Maret 2021.

Pemerintah Provinsi Lampung mengharapkan penyediaan kebutuhan gula pasir saat Bulan Ramadan dan Hari Raya Idulfitri, melalui penyediaan gula ritel (kemasan) 1 kg yang saat ini sudah diluncurkan PTPN VII, sebagai upaya memenuhi kebutuhan gula masyarakat di Lampung dengan harga yang terjangkau untuk masyarakat.

"Kami mendukung pembangunan dan pengembangan tebu sebagai bahan baku gula pasir yang merupakan salah satu dari sembilan bahan pokok, khususnya dukungan perusahaan untuk melakukan pengembangan tebu sendiri dan tebu rakyat melalui program produksi benih yang bersertifikasi, pengembangan varietas unggul, program kemitraan dan CSR," katanya.

Provinsi Lampung memiliki 6 pabrik gula, diantaranya milik PTPN VII, PT Gunung Madu Plantation, Sugar Grup, PT Gula Putih Mataram, Indo Lampung, dan PT. Adhi Karya Gemilang. Lampung juga berkontribusi memenuhi kebutuhan gula nasional sebesar 30 persen. PTPN VII melalui anak perusahaan PT. Buma Cima Nusantara (PT. BCN) melaksanakan kegiatan mengelola dua pabrik gula, PG Bungamayang dan Cintamanis dengan masing-masing kapasitas produksi 7.000 ton giling.

 

Winarko







Berita Terkait



Komentar