#KPM#PKH

Pemprov Dorong KPM untuk Graduasi Jika Memenuhi Tiga Kategori

( kata)
Pemprov Dorong KPM untuk Graduasi Jika Memenuhi Tiga Kategori
Ilustrasi Keluarga Penerima Manfaat. Lampost.co/ Zainuddin


Bandar Lampung (Lampost.co)-- Pemerintah Provinsi Lampung mendorong agar Keluarga Penerima Manfaat (KPM) jika termasuk dalam tiga kategori sebagai masyarakat yang ekonominya membaik, untuk bisa lakukan graduasi. "Kami mendampingi KPM yang jika telah memasuki tiga kategori dalam hak graduasi, untuk segera bisa keluar. Karena memang ini juga mencerminkan agar masyarakat mau bergantian dengan yang lain," kata Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung, Aswarodi, Minggu, 19 Juni 2022. Ia mengatakan terdapat tiga jenis dari graduasi KPM yakni graduasi sejahtera yakni dengan ada peningkatan perekonomian atau sejahtera dan sudah tidak layak menjadi peserta Program Keluarga Harapan (PKH). Selanjutnya, graduasi mandiri dimana KPM dengan sukarela mundur dari peserta PKH, misalnya KPM sudah lama tergabung, dan malu atau merasa bisa mendapat uang dari usaha akhirnya mundur secara mandiri. Ketiga, graduasi alami dimana KPM sudah tidak punya komponen kesehatan, pendidikan atau kesejahteraan sosial. "Misal penerima lansia sudah meninggal, atau KPM memiliki anak sekolah tapi sekarang sudah lulus jadi otomatis graduasi," ujar dia. Ia menerangkan fungsi pelaksanaan tugas dekonsentrasi progam jaringan pengaman sosial adalah program pemerintah pusat yang diturunkan ke daerah baik Provinsi ataupun kabupaten/ kota. "Kami mengawasi sesuai dengan pedoman dari pemerintah pusat, kita mendorong kabupaten/kota untuk melakukan inovasi agar KPM yang masuk ke dalam data penerima benar-benar kondisinya mencerminkan masyarakat miskin," ujar dia. Ia mengatakan jika banyak daerah yang berinovasi dalam verifikasi data sehingga bisa memastikan dan menentukan sesuai pedoman. "Seperti di Lampung Tengah dalam bentuk gedor DTKS ini langsung mendatangi KPM dan yang benar-benar tidak layak jadi KPM langsung disiapkan surat pengunduran diri," katanya. Selanjutnya jika KPM masuk ke dalam tiga kategori masa dipersilahkan untuk tanda tangan surat pengunduran diri. "Ini yang kita dorong progam verifikasi dan validasi untuk bia mundur jika sudah tidak layak jadi KPM dan ini jadi contoh yang baik," katanya. Sementara itu, Koordinator Wilayah PKH Provinsi Lampung II, Slamet Riyadi menjelaskan hingga 2020 total graduasi secara sejahtera, mandiri dan alamiah sejumlah 48.558 KPM. Ia merinci data di Bandar Lampung sebanyak 2.897 KPM, Metro 415, Lampung Barat 1.620, Lampung Selatan 8.942, Lampung Tengah 10.282, Lampung Timur 6.165, Lampung Utara 3.639, Mesuji 1.034, Pesawaran 2.226 Pesisir Barat 959, Pringsewu 1.870 Tanggamus 2.653, Tulangbawang Barat 1.882, Tulang Bawang 1.648 dan Way Kanan 2.326. "Kami terus dorong agar KPM mau secara mandiri untuk graduasi, dan bisa bergantian debgan masyarakat yang belum berkesempatan menerima atau terpilih menjadi KPM," katanya.


Dian Wahyu K








Berita Terkait



Komentar