#BERITALAMPUNG#SINGKONG

Pemprov dan Asosiasi Pengusaha Tapioka Sepakat Harga Singkong Rp900/Kg

( kata)
Pemprov dan Asosiasi Pengusaha Tapioka Sepakat Harga Singkong Rp900/Kg
Ilustrasi: Pixabay.com


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung dan Asosiasi Pengusaha Tapioka Seluruh Indonesia cabang Lampung menyepakati harga singkong yang sempat anjlok dan dikeluhkan petani. Keduanya kini bersepakat mengenai harga terendah singkong yaitu Rp900 per kilogram (kg). 

"Mengenai harga, pengusaha mengatakan bahwa harga minimal Rp900/kilogram. Semoga dengan putusan ini memberikan angin segar bagi petani," ujar Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, di kantor gubernur, Rabu, 24 Maret 2021. 

Ia menyatakan sebelumnya para pengusaha tapioka mengeluhkan masih terjadi hal-hal yang tidak diinginkan terkait produk singkong. Misal, ketika umur singkong masih lima atau enam bulan, dilakukan pencabutan dan dijual ke pabrikan.  

Oleh karena itu, pemprov dan pengusaha menyepakati sejumlah hal termasuk harga produksi singkong dan peralatan timbangannya. Misalnya, ketika ada penjualan singkong, harus dideteksi melalui alat timbangan khusus. Hal itu dimaksudkan agar hasil panen singkong yang berkualitas bisa terlihat secara transparan baik kadar air maupun kadar aci. 

Diberitakan sebelumnya, harga singkong sebelumnya seharga Rp750 per kilogram dan saat ini menjadi Rp900 per kilogram dengan refaksi 15% hingga 17%.

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar