koronacoronaviruspergub

Pemprov Buat Pergub Covid-19 Pasca Pencabutan Maklumat Kapolri

( kata)
Pemprov Buat Pergub Covid-19 Pasca Pencabutan Maklumat Kapolri
Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto. Lampost/Triyadi Isworo

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Kapolri Jenderal Idham Azis resmi mencabut Maklumat Nomor MAK/2/III/2020 yang berisi tentang kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah dalam penanganan penyebaran virus Corona (COVID-19) untuk mendukung kebijakan adaptasi kebiasaan baru atau new normal. Menyikapi hal tersebut Pemerintah Provinsi Lampung saat ini sedang menyusun Peraturan Gubernur.

Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto mengatakan pasca Maklumat Kapolri dicabut, pihaknya akan menindak lanjutinya dengan Peraturan Gubernur Lampung (Pergub), saat ini jajarannya sedang melakukan pembahasan bersama tim untuk merumuskan point-point penting dipergub tersebut.

"Pergubnya sedang kita bahas. Isi komponennya untuk memberikan guidance atau bimbingan tentang berbagai bidang," katanya di Kantor Dinas Komunikasi, Informasi dan Statistik Provinsi Lampung, Senin, 29 Juni 2020.

Kemudian ia mengatakan bahwa pergub akan mengatur terkait kegiatan peribadatan, pusat perekonomian seperti di pasar modern dan pasar tradisional. Selanjutnya mengatur kegiatan masyarakat seperti kegiatan berolahraga, acara pernikahan, kegiatan kesenian sosial budaya dan sebagainya.

"Pak Presiden sudah mengatakan bahwa kita harus menjadi masyarakat yang siap dalam tatanan baru, masyarakat produktif dan aman dari Covid-19," katanya.

Kemudian ia mengatakan untuk menjadi produktif, maka masyarakatnya harus ada aktivitasnya. Tentunya aktifitas yang harus aman dari Covid-19. Oleh karena itu didalam peraturan gubernur mengatur standar operasional prosedur (SOP) supaya bisa terlaksana dengan baik tetapi dengan batasan-batasan dan tata cara protokol kesehatan.

"Pergub mengatur SOP-nya supaya bisa mengatur batasan-batasan dan tata cara protokol kesehatan seperti menggunakan masker, jaga jarak, cuci tangan menggunakan sabun di air yang mengalir dan sebagainya," katanya. 

Beberapa waktu lalu Kapolri Jenderal Idham Azis resmi mencabut Maklumat Nomor MAK/2/III/2020 yang berisi tentang kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah dalam penanganan penyebaran virus Corona (COVID-19) untuk mendukung kebijakan adaptasi kebiasaan baru atau new normal.  

Maklumat tersebut sebelumnya diterbitkan pada 19 Maret 2020 dan diteken langsung oleh Idham. Maklumat itu dicabut lewat Surat Telegram Rahasia (TR) Kapolri dengan Nomor STR/364/VI/OPS.2./2020 tanggal 25 Juni 2020 yang ditandatangani oleh As Ops Kapolri, Irjen Herry Rudolf Nahak.

Winarko



Berita Terkait



Komentar