#kemiskinan#beritalampung

Pemprov Bentuk Tim Pengentasan Kemiskinan

( kata)
Pemprov Bentuk Tim Pengentasan Kemiskinan
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Lampung, Mulyadi Irsan. Lampost.co/Triyadi Isworo


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Angka kemiskinan di Provinsi Lampung mencapai 1,09 juta orang (12,76 persen), naik 41,82 ribu orang dibandingkan Maret 2020 yang sebanyak 1,05 juta orang (12,34 persen). Untuk mengatasinya, Pemerintah Provinsi Lampung pun melakukan berbagai upaya, salah satunya dengan membentuk tim koordinasi pengentasan kemiskinan daerah.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Lampung, Mulyadi Irsan, mengatakan jajarannya melakukan pembahasan mengenai kemiskinan di Lampung agar masalah ekonomi itu bisa ditekan.

Ada dua program yang akan dilakukan, pertama di bidang pemberdayaan masyarakat dan UMKM dan kedua jaminan sosial.

"Kata kuncinya ialah komitmen yang kuat. Kami membentuk Tim Koordinasi Pengentasan Kemiskinan Daerah, Ketuanya Wakil Gubernur Lampung, Sekretaris Bappeda Lampung dan  Gubernur Lampung pembinanya," katanya disela rapat di Bappeda Provinsi Lampung, Selasa, 2 Maret 2021.

Dengan tim itu, diharapkan adanya sinergitas bersama semua OPD, instansi vertikal, Kabupaten/Kota dan perguruan tinggi untuk secara optimal mengurangi angka kemiskinan. Pihaknya juga akan mendata masyarakat miskin di Lampung secara rinci. Namun, untuk meretas kemiskinan perlu dukungan bersama khususnya Pemerintah Kabupaten/Kota sebagai ujung tombaknya.

"Daerah yang menjadi sorotan kemiskinan meliputi Lampung Utara, Lampung Timur, Pesawaran, dan Lampung Selatan. Program kemiskinan kami evaluasi, target 2024 diharapkan membaik. Apalagi saat ini ada pandemi covid-19, ada banyak pengangguran dan butuh pemulihan ekonomi serta kesehatan. Perlu harmonisasi semua pihak," katanya.

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar