#Pemprov#PTLIP#izinusaha

Pemprov Belum Tegas Terkait Izin PT LIP

( kata)
Pemprov Belum Tegas Terkait Izin PT LIP
Dok Lampost.co

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Provinsi Lampung belum berani mengambil sikap tegas untuk melakukan pencabutan izin usaha pertambangan PT. Lautan Indonesia Persada (LIP) yang melakukan aktivitas penyedotan pasir di sekitar Gunung Anak Krakatau (GAK) Lampung Selatan.

Rencana rapat pembahasan permasalahan penambangan pasir laut di Perairan Kab.Lampung Selatan Oleh PT. Lautan Indonesia Persada (PT. LIP) di Ruang Rapat Asisten II Kantor Gubernur Lampung bersama Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kadis Penanaman Modal dan PTSP, Kadis Kelautan dan Perikanan, Kadis ESDM, Kadis Lingkungan Hidup, Kadis Perhubungan dan Karo Hukum tidak ada titik temu.

"Belum jadi. Nanti kita bahas lagi nanti dengan dinas terkait," kata Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemerintah Provinsi Lampung, Taufik Hidayat kepada Lampost.co, Kamis 16 Januari 2020.

Ia juga belum bisa memutuskan untuk mencabut surat izin operasi PT. LIP atau menunggu izin PT. LIP habis sampai Maret 2020 dan tidak melanjutkan izin operasional untuk melakukan aktivitas penambangan. Lampung ramah investasi, kemudian pihaknya sangat berkomitmen terhadap konservasi sumber daya alam. 

"Belum ada kesimpulan dicabut, diputus atau cukup sampai bulan maret saja dan tidak kita izinkan memperpanjang izin penambangan," katanya.

Sementara itu Ketua Komisi II DPRD Provinsi Lampung, Wahrul Fauzi Silalahi mengatakan bahwa gunung, laut, dan alam harus dijaga dengan baik. Ia juga menegaskan bahwa jangan sampai aksi tersebut ditunggangi oleh pihak-pihak tertentu. Wahrul mengajak masyarakat untuk sama-sama berjuang menjaga alam. 

"Kita seluruh Anggota Komisi II dan Ketua DPRD Lampung telah sepakat mengeluarkan rekomendasi kepada Pemerintah Provinsi Lampung untuk mencabut izin PT LIP. Jangan ada lagi proses penambangan. Kita bergerak bersama untuk mempertahankan alam kita," kata Politisi Partai NasDem ini.

 

 

Setiaji Bintang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar