#beritalampung#kenaikanbbm#kenaikanharga#ekonomi

Pemprov Belum akan Gelar Operasi Pasar Murah

( kata)
Pemprov Belum akan Gelar Operasi Pasar Murah
Cabai Merah. DOK


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi berimbas juga pada kenaikan sejumlah kebutuhan pokok. Untuk membantu masyarakat yang terdampak sejumlah daerah menggelar sejumlah operasi pasar murah. 

Namun, Pemerintah Provinsi Lampung belum akan menggelar operasi pasar murah. Sebab, berdasar pantauan di akhir minggu ini harga sejumlah kebutuhan pokok, seperti telur sudah turun. "Kalau dari kabupaten/kota sudah mengadakan pasar murah jadi kami tidak perlu lagi. Namun, kami lihat nanti kabupaten-kabupaten mana yang tidak ada yang emnggelar pasar murah terkait kenaikan bahan pokok imbas dari kenaikan BBM, pemprov akan turun tangan ke kabupaten tersebut. Jadi kita akan berkolaborasi dengan pemkab. Saya rasa untuk Bandar Lampung bergeraknya cukup karena yang dinilai inflasi itu Bandar Lampung dan Metro," kata Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan Lampung, M. Zimmi Skil Sauki, Minggu, 11 September 2022.

Dia menambahkan pihaknya juga terus berkoordinasi dengan kabupaten/kota. Jika ada kabupaten atau kota yang tidak ada anggaran dan meminta pemprov untuk menggelarnya, pihaknya siap menggelar.  

"Kalau memang masih perlu menstabilisasi harga, kita akan turun untuk backup kabupaten/kota. Minimal kita memfasilitasi terhadap kabupaten/kota dalam upaya stabilisasi harga. Ya minimal pemprov turun membawa para produsen dan distributor," ujarnya.

Selain koordinasi dan rapat dengan kabupaten/kota, pihaknya juga selalu melakukan zoom dengan kementrian memantau kalau ada pergerakan kenaikan harga bahan pokok. "Rapat untuk mengetahui pergerakan kenaikan harga di pasaran sehingga kami bisa langsung mengambil langkah-langkah," katanya. 

Saat ini kenaikan harga yang signifikan terjadi pada cabai. Namun, untuk stok posisinya supply demand. 

"Memang untuk suplai cabai merah agak kurang karena kebanyakan berasal dari Pulau Jawa. Kalau untuk lokalnya ada cuma kan kita sudah mapping saat panen kapan gitu. Kami akan sesuaikan dengan permintaan, stok kita aman karena dari Pulau Jawa masuk terus," katanya. 

Muharram Candra Lugina








Berita Terkait



Komentar