#viruscorona#SKIM#kesehatan#beritanasional

Pemohon Tidak Perlu Lampirkan Hasil Swab Test Saat Buat SIKM

( kata)
Pemohon Tidak Perlu Lampirkan Hasil Swab Test Saat Buat SIKM
Petugas mengecek SIKM penumpang kereta di Stasiun Gambir. Medcom.id/Chrstian

Jakarta (Lampost.co): Masyarakat dinilai masih banyak salah paham soal persyaratan surat pernyataan sehat untuk mengurus surat izin keluar masuk (SIKM) dan dan ke Jakarta. Sebenarnya, masyarakat tidak perlu melampirkan hasil tes polymerase chain reaction (PCR) atau swab test dan surat keterangan sehat dari dokter atau rumah sakit saat mengajukan perizinan SIKM.

“Warga cukup membuat surat pernyataan sehat yang diisi sendiri. Jadi, semacam self assesment covid-19, gitu. Berbeda dengan surat keterangan dari rumah sakit,” kata Kepala Seksi Penyuluhan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) DKI Jakarta Rinaldi kepada Media Indonesia, Sabtu, 30 Mei 2020.

Dalam surat pernyataan sehat, masyarakat mengisi data diri dan menjawab delapan pertanyaan seputar covid-19. Misalnya, apakah pernah kontak dengan pasien covid-19 dan apakah pernah dirawat dengan status positif covid-19. Pemohon kemudian membubuhkan tanda tangan di atas materai Rp6 ribu.

Hingga Jumat, 29 Mei 2020, dari total 347.772 pemohon yang mengakses perizinan SIKM, sebanyak 25.664 permohonan disetujui. Namun, keluhan datang dari warganet terkait sulitnya mengakses situs untuk mengurus SIKM. Seorang warga, Afrillia Tiara Putri C, melalui akun Twitter-nya @atiaraputric melaporkan aduan ke @DKIJakarta.

“Mau tanya dong, kira-kira SIKM masih akan berlaku enggak sih kalau peraturan PSBB di DKI Jakarta sudah enggak diperpanjang? Soalnya mau mengurus SIKM via online atau website-nya error terus, kirim e-mail responsnya lama sekali,” demikian cuitan @atiaraputric.

Polisi telah memutar balik sebanyak 41.439 kendaraan selama Operasi Ketupat dari 24 April-26 Mei 2020. Teranyar, polisi memutar balik sebanyak 10.863 kendaraan yang tidak memiliki SIKM.

"Jumlah total di sembilan titik wilayah DKI sebanyak 2.870 kendaraan dan jumlah total di luar wilayah DKI sebanyak 7.993 kendaraan,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar