sanksiprotokolkesehatan

Pemkot Tidak Terapkan Sanksi Denda Bagi Pelanggar Protokol Kesehatan

( kata)
Pemkot Tidak Terapkan Sanksi Denda Bagi Pelanggar Protokol Kesehatan
Wali Kota Bandar Lampung Herman HN. Lampost.co/Deta Citrawan

Bandar Lampung (Lampost.co)  -- Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung tidak akan menerapkan sanksi berupa denda bagi warga yang melanggar aturan protokol kesehatan.

Wali Kota Bandar Lampung Herman HN mengatakan penanganan covid-29 lebih kepada pendekatan dengan sosialisasi akan pentingnya aturan protokol kesehatan.

"Kita tidak memberikan denda, hanya berupa sanksi sosial saja dan mengimbau agar masyarakat kita disiplin protokol kesehatan mulai dari menggunakan masker, cuci tangan dan jaga jarak," ujar Wali Kota Herman HN, Minggu 13 September 2020.

Ia menyadari bahwa kasus covid-19 mulai kembali memuncak. Sehingga, perlu adanya kesadaran pribadi untuk menjaga kesehatan bersama. 

"Karena obat atau vaksinnya belum ada maka inilah yang hanya bisa kita galakkan ke masyarakat," kata dia. 

Menurutnya, sosialisasi dan pengawasan kepada masyarakat masih terus dilakukan. Bahkan sampai ke tingkat RT. "Satgas covid juga akan turut mengawasi karena satgas ada sampai tingkat RT," lanjutnya.

Pemkot juga akan membagikan masker kepada masyarakat melalui tempat ibadah dan penyemprotan disinfektan untuk tingkatkan antisipasi.

"Siang dan malam akan kita semprot dan lebih ditingkatkan lagi antisipasi penyebaran covid-19. Semua rumah ibadah akan saya beri 200 masker," pungkasnya.  

Setiaji Bintang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar