#pemkot#korona

Pemkot Minta 380 Perumahan Perketat Pencegahan Covid-19

( kata)
Pemkot Minta 380 Perumahan Perketat Pencegahan Covid-19
Kepala Disperkim Kota Bandar Lampung Yustam Effendi (kanan).

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung perketat pengawasan pada 380 perumahan guna mencegah penyebaran virus korona. Kebijakan tersebut berdasarkan surat edaran Wali Kota Bandar Lampung Herman HN, nomor: 443.3/468/IV tanggal 30 Maret 2020 tentang Antisipasi Covid-19.

Dijelaskan bahwa pengembang perumahan wajib menerapkan akses satu pintu dan menyediakan penyemprot disinfektan. Jika ada pendatang diminta untuk segera melaporkan ke aparat setempat.

Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kota Bandar Lampung, Yustam Effendi, mengatakan bahwa Disperkim telah membentuk 4 tim untuk menyebar surat edaran wali kota tersebut.

“Surat edaran Pak wali kota kita sampaikan ke 380 pengembang perumahan yang ada di 20 kecamatan se-Bandar Lampung. Dari yang besar sampai yang klaster semua kita berikan surat edaran dalam rangka pencegahan virus korona," ujar Yustam, Selasa, 31 maret 2020.

Disampaikan juga, bahwa Disperkim bertugas membagikan surat edaran wali kota di 380 perumahan yang ada di kota Bandar Lampung bukan untuk menjaga pintu perumahan lakukan penyemprotan disinfektan.

Yustam menjelaskan, pihaknya akan segera menemui pihak pengembang atau pemilik perumahan. Ketika pengembang tidak dapat tim akan segera menemui RT setempat.

"Penerapan mulai besok, sesuai instruksi pak wali perumahan akan dilakukan penyemprotan termasuk keluar masuk kendaraan, apalagi terkait tamu yang ada di perumahan tersebut," ungkapnya.

"Karena tersebar di 126 kelurahan dan perumahannya ada 380, makanya kita buat 4 tim supaya cepat dan alhamdulillah sore ini sudah 90% selesai kita sebar," pungkasnya.

Setiaji Bintang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar