#beritalampung#beritametro

Pemkot Metro-BPJamsostek Teken Kerja Sama Perlindungan Jaminan Sosial Bagi 2.727 Tenaga Kerja

( kata)
Pemkot Metro-BPJamsostek Teken Kerja Sama Perlindungan Jaminan Sosial Bagi 2.727 Tenaga Kerja
Foto: Dok/BPJamsostek


Metro (Lampost.co): Pemerintah Kota (Pemkot) Metro melaksanakan penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) dengan BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) untuk memberikan jaminan bagi para pekerja di Bumi Sai Wawai. Penandatanganan perjanjian kerja sama dilakukan oleh Deputi Direktur BPJamsostek Wilayah Sumatera Bagian Selatan Eko Purnomo dengan Wali Kota Metro Wahdi Sirajuddin di rumah dinas Wali Kota Metro, Kamis, 30 Juni 2022.

Penandatanganan disaksikan oleh Asisten Deputi Direktur BPJamsostek Wilayah Sumatera Bagian Selatan Y Aris Daryanto, Asisten I Pemkot Metro M.Supriyadi, Kepala BPJamsostek Bandar Lampung Sulistijo Nisita Wirjawan, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Metro Komarudin, Kepala BPJamsostek KCP Kota Metro Gustanto Achmad.

Penandatanagan kerja sama ini bertujuan untuk mengikutsertakan anggota Perlindungan Masyarakat (LINMAS), anggota Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) kelurahan, kader Poskeskel, kader Posyandu Lansia, juru kunci makam, marbot, tokoh agama, guru mengaji, dan guru sekolah minggu di wilayah Kota Metro atas risiko kecelakaan kerja dan kematian selama menjalankan tugas dan fungsinya. Sebanyak 2.727 tenaga kerja tersebut didaftarkan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Dalam kesempatan tersebut Wali Kota Metro Wahdi menyampaikan bahwa kerja sama antara Pemkot Metro dan BPJS Ketenagakerjaan yang sudah terjalin selama ini agar selalu selaras, terus memberikan manfaat perlindungan jaminan sosial bagi para pekerja, khususnya pekerja di lingkungan Pemkot Metro. Mendaftarkan tenaga kerja secara bertahap sesuai dengan kemampuan APBD daerah.

Sementara itu, Deputi Direktur BPJamsostek Wilayah Sumbagsel Eko Purnomo menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemkot Metro yang sangat mendukung penuh BPJS Ketenagakerjaan untuk memberi perlindungan bagi seluruh pekerja yang berada di lingkungan Pemkot Metro.

"Kami berharap seluruh tenaga kerja di Kota Metro bisa terdaftar menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan baik yang melalui skema pembiayaan APBD ataupun mandiri," ujarnya.

Selain penandatanganan PKS juga dilakukan penyerahan santunan jaminan kematian (JKM) bagi pekerja di lingkungan Pemerintah Kota Metro yang meninggal dunia dan santunan secara simbolis diberikan ke ahli waris sebesar Rp42 juta.

Adi Sunaryo






Berita Terkait



Komentar