#Pemkot#Menhub#infrastrukur#terminalrajabasa

Pemkot - Menhub Mematangkan Rencana Modernisasi Terminal Rajabasa

( kata)
Pemkot - Menhub Mematangkan Rencana Modernisasi Terminal Rajabasa
Wali Kota Bandar Lampung Herman HN saat menerima kunjungan dari Dirjen Perhubungan Darat, diruang kerja wali kota, Jumat (17/1/2020). Lampost.co/Deta Citrawan

Bandar Lampung (Lampost.co) – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung dan Kementerian Perhubungan mematangkan rencana modernisasi terminal Rajabasa.

Rencana tersebut dibahas dalam pertemuan antara Wali kota Herman HN dan Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Irjen Pol Budi Setyadi di kanto Wali kota Bandar Lampung, Juamt, 17 Januari 2020. Terminal Rajabasa akan mengalami perombakan besar-besaran dengan menempatkan berbagai fasilitas pendukung pelayanan lainnya.

Wali Kota Herman HN berharap pembangunan tidak hanya fokus pada fisik namun perlu peningkatan aksesibilitas untuk memudahkan penumpang seperti akses jalur terminal. Ia meminta kepada Dirjen Perhubungan Darat agar akses menuju terminal diperluas agar arus lalu lintas tidak tersendat.

Pemkot mendukung upaya Kemenhub dalam merevitalisasi terminal Rajabasa dengan menghibahkan tahan yang berada tepat di samping terminal.

“Tahun ini juga jika dibangun oleh Menteri Perhubungan maka langsung kita serahkan ada 7.380 m2. pokoknya tanah kosong di samping terminal akan saya serahkan kepada pemerintah pusat,” ujar Wali Kota Herman HN usai menerima kunjungan Dirjen Perhubungan Darat.

Menanggapi hal itu, Dirjen Perhubungan Darat Irjen Pol Budi Setiyadi berterima kasih atas hibah aset dari pemkot di terminal Rajabasa. Penyerahan aset terminal dilakukan sejak 2018 lalu. Namun pada 2019 belum dipergunakan.

“Kemudian pak menteri pernah berkunjung kesana dan akan melakukan percepatan pembangunan, dan tahun 2019 sudah dibuat DED nya rencana mau kita bangun di 2020,” ungkapnya.

Menhub akan menerima usulan Pemkot terkait perlusan akses masuk ke terminal.  “Anggaran sudah kita siapkan Rp25 miliar memang ada pihak swasta yang beminat dan saya bisa kolaborasi mungkin ini akan dibangun oleh swasta, tapi jika tidak memungkinkan tetap akan kita bangun,” lanjutnya.

Setiaji Bintang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar