Bpnsertifikat

Pemkot-BPN Fasilitasi Terbitkan Sertifikat Warga Pulau Pasaran

( kata)
Pemkot-BPN Fasilitasi Terbitkan Sertifikat Warga Pulau Pasaran
Foto. Dok Humas

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung bersama Badan Pertanahan Negara (BPN) berupaya untuk memfasilitasi warga di Pulau Pasaran untuk dapat menerbitkan sertifikat tanah.

Rencana itu dituangkan dalam program Rapat Koordinasi Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA), yang di gelar di aula Tapis Pemkot setempat, Rabu, 16 September 2020.

Wali Kota Bandar Lampung Herman HN dalam wawancaranya mengatakan, kepemilikan sertifikat tanah bagi warga di Pulau Pasaran dapat menambah kesejahteraan rakyat, terlebih disana merupakan wilayah industri perikanan.

"Kepemilikan tanah warga disana harus baik semua terutama Bandar Lampung ini, agar masyarakat lebih nyaman dan sejahtera," ujar Wali Kota Herman HN.

Menurutnya, dengan dengan memiliki surat resmi atas tanah dan tempat yang di diami oleh warga disana, dapat mengantisipasi adanya tumpang tindih kepemilikan.

"agar jangan tumpang tindih kepemilikan tanah ada yang belum sertifikat bagaimana kita sertifikatkan, kota Bandar Lampung ini harus lebih tertib lagi hukum akan sertifikat kepemilikan tanah," kata dia.

Ditempat yang sama, Kepala BPN Kota Bandar Lampung Ahmad Aminullah mengungkapkan, dalam program ini BPN mendukung penuh apa yang menjadi keinginan Pemkot, guna memberikan jaminan pemilikan tanah warga di pulau pasaran.

"Masyarkat itu kita berikan sertifikat apa sih usaha yang mereka lakukan nah disinilah Gugus Tugas Reforma Agraria, kita melihat pulau pasaran disitu masyarakat banyak yang melakukan kegiatan perikanan," ungkapnya.

Dalam hal ini BPN Kota membantu masyarakat pulau pasaran untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang telah lama berjalan disana. Dan sampai saat ini telah berjalan, dengan luasan wilayah pulau kurang lebih 12 hektare (Ha).

"Pertumbuhan ekonomi disana ini yang kita dukung dengan penerbitan sertifikat tanah," pungkasnya.

Winarko



Berita Terkait



Komentar