#pemkotbandarlampung#beritalampung#bandarlampung

Pemkot Bandar Lampung Susun RDTR di 4 Kecamatan

( kata)
Pemkot Bandar Lampung Susun RDTR di 4 Kecamatan
Konsultasi Publik Penyusunan RDTR di Golden Tulip, Kamis, 10 November 2022. Lampost.co/Umar


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Kota Bandar Lampung melakukan penyusunan rencana detail tata ruang (RDTR) pada wilayah perencanaan II, yaitu empat kecamatan. Daerah itu Kecamatan Rajabasa, Labuhan Ratu, Sukarame, dan Tanjung Senang.

Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, menjelaskan penyusunan RDTR itu menjadi prioritas pemerintah. Pihaknya menargetkan RDTR untuk 20 kecamatan akan rampung pada 2024 mendatang.

Penyusunan RDTR sebagai petunjuk pembangunan ke depan. Sehingga, pemanfaatan ruang dalam proses pembangunan lebih optimal dan tidak menimbulkan persoalan.

"Saya minta Dinas Perumahan dan Permukiman segera selesaikan karena akan penyusunan lanjutan lagi jadi harus cepat," ujar Eva, saat Konsultasi Publik Penyusunan RDTR di Golden Tulip, Kamis, 10 November 2022.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman, Yustam Efendi, mengatakan rencana tersebut turunan dari Peraturan daerah Kota Bandar Lampung Nomor 4 Tahun 2001 tentang Perencanaan Tata Ruang Wilayah RTRW 2021-2041.

Pihaknya merencanakan akan ada lima wilayah perencanaan RDTR sebagai turunan dari Perda tersebut. Penyusunan dilakukan bertahap dan ditargetkan bisa diterapkan pada 2024.

"Pemkot Bandar Lampung merencanakan satu wilayah perencanaan tahun ini. Nanti akan ada lima wilayah perencanaan dan berlaku sampai 2043," ungkapnya.

Menurut dia Wilayah Perencanaan II memiliki fungsi utama sebagai pusat pendidikan tinggi dan simpul transportasi. Kemudian terdapat fungsi tambahan sebagai kawasan industri, pemukiman perkotaan, infrastruktur perkotaan, dan perdagangan serta jasa skala kawasan.

Effran Kurniawan








Berita Terkait



Komentar