#beritalampung#bandarlampung#inflasi

Pemkot Bandar Lampung Lebihkan Anggaran Bantuan Penanganan Inflasi

( kata)
Pemkot Bandar Lampung Lebihkan Anggaran Bantuan Penanganan Inflasi
Ilustrasi. Foto: Google Images


Bandar Lampung (Lampost.co): Pemerintah Kota Bandar Lampung segera menyalurkan bantuan penanganan inflasi. Pelaksana Tugas (Plt) BPKAD Muhammad Ramdhan mengungkapkan, secara total pemerintah mengeluarkan Rp5,8 miliar.

Ia menjelaskan dalam instruksi pemerintah diminta menganggarkan 2 persen dari Dana Transfer Umum (DTU). Namun Pemkot Bandar Lampung melebihkan anggaran menjadi 2,1 persen sebagai cadangan.

Dari total anggaran itu, sebanyak Rp2,8 miliar digunakan untuk ketahanan pangan. Kemudian penciptaan lapangan kerja Rp2 miliar dan program perlindungan sosial senilai Rp1 miliar.

"Untuk teknis pelaksanaan nanti akan dilakukan oleh masing-masing OPD," kata dia saat ditemui di kantor, Jumat, 16 September 2022.

Untuk stok pangan dilaksanakan melalui penyediaan beras melalui dinas ketahanan pangan. Kemudian penciptaan lapangan dilaksanakan melalui program vedah rumah oleh Dinas Perkim dan program perlindungan sosial dilakukan dengan subsidi sembako melalui dinas perdagangan.

Dana yang digunakan berasal dari DTU yang terdiri atas dana alokasi umum (DAU) dan dana bagi hasil (DBH) dari pemerintah pusat. Menurutnya, total DTU Pemkot Bandar Lampung untuk Oktober-Desember 2022 adalah Rp250 miliar.

"Jadi yang digunakan bukan DTU keseluruhan, tapi DTU bulan Oktober-Desember," jelas Sekretaris BPKAD itu.

Selanjutnya, setiap OPD nantinya berkewajiban untuk melaporkan penggunaan anggaran ke BPKP. Menurutnya pihak-pihak terkait saat sedang melakukan persiapan mekanisme penyaluran bantuan tersebut.

Adi Sunaryo








Berita Terkait



Komentar