#beritalampung#bandarlampung#limbah

Pemkot Bandar Lampung Fokus Kelola Limbah Domestik

( kata)
Pemkot Bandar Lampung Fokus Kelola Limbah Domestik
Kepala Bappeda Bandar Lampung Khaidarmansyah. Lampost.co/Umar Robbani


Bandar Lampung (Lampost.co): Pemerintah Kota Bandar Lampung fokus melakukan pengelolaan limbah domestik. Hal tersebut melalui penerbitan Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2020 tentang Air Limbah Domestik dan Strategi Komunikasi Perubahan Prilaku Menuju Sanitasi Aman.

Kepala Bappeda Bandar Lampung Khaidarmansyah menjelaskan, penyelenggaraan sanitasi layak dan aman merupakan tugas wajib pemerintah dalam mencapai target SDGs. Hal itu dilakukan dengan pengelolaan limbah domestik atau air limbah yang berasal dari rumah tangga mau pun industri.

Terkait hal itu, Pemkot Bandar Lampung saat ini sedang fokus dalam mengelola limbah tinja. Menurutnya, cairan dari limbah tinja menjadi sebab berbagai persoalan salah satunya stunting.

"Saat ini Bandar Lampung memiliki 1 IPLT besar di Kelurahan Bakung, menjadi tempat pembuangan dari penyedotan limbah cair dari masyarakat," kata dia, Selasa, 30 Agustus 2022.

Ia mengklaim, tingkat sanitasi layak di Kota Bandar Lampung telah mencapai 95 persen. Sementara tingkat bebas BABS sudah menyentuh angka 92 persen.

Untuk mendukung program itu, dalam Perda nomor 7 itu setiap perumahan diwajibkan memiliki IPAL komunal. Hal itu sebagai solusi masalah ruang jika tidak bisa menyiapkan tanki septic pribadi.

"Di beberapa kelurahan sudah ada IPAL komunal seperti di Kota karang, kampung pelangi, dan Garuntang," ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, ia juga meminta keterlibatan semua pihak baik masyarakat maupun organisasi lingkungan dalam mencapai target itu. Selanjutnya, pemerintah akan melakukan peningkatan fasilitas kebutuhan sanitasi bagi masyarakat.

Adi Sunaryo








Berita Terkait



Komentar