#BANDARLAMPUNG#KESEHATAN#PENYUMBATANSALURANEMPEDU

Pemkot Bandar Lampung Fasilitasi Biaya Pengobatan Bayi Penderita Penyumbatan Saluran Empedu

( kata)

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Eksa Sastiya balita berumur 9 bulan anak ketiga dari pasangan Muhammad Jaka Sanjaya dan Eka Astuti itu hanya bisa terbaring sembari menangis menahan sakit yang dideritanya. Warga Jalan Pengeran Antasari, Gang Thoib, RT 02 LK I Kelurahan Tanjungbaru, Kecamatan Kedamaian itu membutuhkan uluran tangan untuk biaya operasi penyakit atresia billier atau penyumbatan saluran empedu.

Jaka dan Eka yang hanya bekerja serabutan tak tega melihat kondisi anaknya itu. Mereka tak berdaya membiayai anaknya yang memerlukan dana ratusan juta.

Menurut Nurjannah, nenek Eksa, saat ini cucunya dirawat di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo untuk menjalani pengobatan lebih lanjut. Setelah sebelumnya mendapatkan rujukan dari Rumah Sakit Abdul Moeloek Bandar Lampung.

Nurjannah menerangkan  berdasarkan keterangan dari rumah sakit Eksa dapat sembuh total paling tidak diperlukan dana kurang lebih Rp1 miliar selama masa pengobatan. Untuk itu, dia memohon uluran tangan para dermawan untuk membantu biaya pengobatan cucunya.

Dia menuturkan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung telah memberikan bantuan kepedulian kepada cucunya agar dapat menjalani pengobatan di RSCM. Namun, untuk biaya hidup selama menjalani pengobatan memerlukan biaya yang tidak sedikit.

Berita terkait : 
Balita Penderita Penyumbatan Saluran Empedu Butuh Bantuan

Bambang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar