#beritalampung#beritalampungterkini#bantuanberas#kenaikanhargabbm#penangananinflasi

Pemkot Bagikan Beras bagi 34 Ribu Keluarga di 20 Kecamatan

( kata)
Pemkot Bagikan Beras bagi 34 Ribu Keluarga di 20 Kecamatan
Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana membagikan langsung bantuan beras kepada masyarakat di Kelurahan Enggal, Sabtu, 29 Oktober 2022. Bantuan yang dilakukan serentak menyasar 34 ribu keluarga. Lampost.co/Umar Robani


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Kota Bandar Lampung menyalurkan bantuan beras kepada 34 ribu keluarga. Penyaluran dilakukan serentak di 20 kecamatan pada Sabtu, 29 Oktober 2022.

Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana menyampaikan bantuan tersebut merupakan program penanganan inflasi. Penerima manfaat adalah keluarga yang merasakan dampak kenaikan harga BBM beberapa waktu lalu.

Baca juga: Pendataan Program Regsosek  Sudah Capai 50 Persen Keluarga 

Pemerintah menggunakan anggaran Rp3,7 miliar untuk penyaluran bantuan itu. Dari jumlah itu, Rp2,8 miliar berasal dari anggaran penanganan inflasi ditambah Rp900 juta dari anggaran pangan.

"Bantuan sudah diserahkan kepada masyarakat yang berhak menerima. Mudah-mudahan bisa meringankan," katanya, Minggu, 30 Oktober 2022.

Tidak hanya itu, pemerintah juga akan menyalurkan bantuan beras melalui Dinas Sosial pada November mendatang. Beras yang disalurkan 48 ribu karung kapasitas 5 kilogram.

Sementara itu, Kepala Dinas Pangan Bandar Lampung, Kadek Sumarta menjelaskan pihaknya menyiapkan total 65 ribu paket beras. Setelah menyalurkan 34 ribu karung pada Oktober, sisanya dibagikan pada Desember mendatang.

Bantuan merupakan bantuan ketahanan pangan bagi masyarakat yang terdampak kenaikan harga BBM. Pihaknya memprioritaskan bantuan berdasarkan peta wilayah rawan pangan.

"Penyalurannya merata di 20 kecamatan, namun kami prioritaskan kecamatan yang mayoritas penduduknya memiliki kondisi ekonomi menengah ke bawah," ujarnya.

Selain menyalurkan beras, Dinas Pangan juga membagikan bibit sayur, seperti cabai, terung, dan tomat. Jumlah bibit yang dibagikan 8.000 bibit beserta tambahan benih sayuran.

"Tidak hanya bibitnya, kami juga berikan pupuk beserta media tanamnya," katanya.

Muharram Candra Lugina








Berita Terkait



Komentar