#BANDARLAMPUNG

Pemkot Ancam Tutup Tempat Usaha yang Melakukan Kegiatan Tidak Sesuai Izin

( kata)
Pemkot Ancam Tutup Tempat Usaha yang Melakukan Kegiatan Tidak Sesuai Izin
Plt Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Bandar Lampung, Muhtadi Arsyad. Ist


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Kota Bandar Lampung telah membentuk tim pengawas untuk memantau kegiatan berusaha sesuai izin yang dimiliki. Hal itu dilakukan sesuai dengan Perwali Nomor 03 Tahun 2022.

Plt Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Bandar Lampung, Muhtadi Arsyad mengungkapkan tim itu sudah melakukan pengawasan. Pemantauan izin dilakukan dengan melibatkan OPD sesuai sektor usaha.

Tempat usaha yang melakukan kegiatan tidak sesuai izin yang dimiliki akan diberikan peringatan tertulis. Selanjutnya, jika tidak bisa mengikuti pembinaan dari pemerintah, maka tempat usaha akan ditutup.

"Contohnya Tokyo Space, itu izinnya hanya cafe tapi menjual minuman beralkohol dan ada kegiatan diskotik," kata dia, Jumat, 30 September 2022.

Namun, dirinya enggan membuka total temuan pelanggaran selama dilakukan pengawasan. Muhtadi menyampaikan, pihaknya mengutamakan pembinaan kepada setiap pelanggaran.

Ia menjelaskan, berdasarkan peraturan hanya usaha dengan izin hotel, restoran, dan bar yang diperbolehkan kan menjual dan membuka minum ditempat minuman beralkohol. Sementara usaha dengan izin cafe tidak diizinkan.

"Kami sifatnya pembinaan, jadi tidak serta-merta langsung ditutup, karena juga berdampak kepada ekonomi daerah," kata dia.

Menurutnya, penerbitan izin usaha dilakukan melalui sistem OSS terpusat tanpa keterlibatan pemerintah daerah. Sementara pemerintah daerah, diberikan wewenang untuk melakukan pengawasan pasca izin diterbitkan.

Deni Zulniyadi








Berita Terkait



Komentar