#bandarlampung#lampung#pasar#SMEP

Pemkot Ambil Alih Pembangunan Pasar SMEP

( kata)
Pemkot Ambil Alih Pembangunan Pasar SMEP
Wali Kota Herman HN saat meninjau lokasi pembangunan Pasar SMEP yang sudah dipenuhi eceng gondok dan limbah pasar. (Deni Zulniyadi)

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Pemkot Bandar Lampung akan mengambil alih pembangunan Pasar SMEP yang mangkrak empat tahun lebih. Terkait nasib pedagang yang sudah membayar ke pengembang lama PT Prabu Artha Makmur, pemkot akan memediasi.

Wali Kota Bandar Lampung Herman HN mengatakan, soal uang pedagang yang sudah diberikan ke pengembang yakni Ferry Sulistyo alias Alay merupakan tanggungjawab Alay yang harus mengembalikannya. "Itu nanti urusan dengan pihak yang sudah terima uang," kata Herman HN, Kamis (19/7/2018).

Meski demikian, pemkot tidak akan lepas tangan begitu saja, mengingat terpilihnya pengembang itu tidak lepas dari peran serta dan tanggungjawab pemerintah kota.

"Ya nanti apa perundingannya kita lihat kebijakan Pemkot Bandar Lampung. Nanti kita lihat rundingnya seperti apa," jata dia.

Herman HN mengatajan berdasarkan peristiwa ini hendakannya menjadi pengalaman agar masyarakat jangan mau menbayar sebelum bangunan tersebut bisa digunakan.

"Makanya saya minta ke pedagang kalau belum bangun jangan dibayar bayar, orang udah selesai dulu baru bayar, kalau barang belum ada sudah dibayar siapa yang rugi, rakyat, pedagang yang rugi, ini pengalaman pait bagi pedagang di pasar SMEP," kata dia.

 

Deni Zulniyadi



Berita Terkait



Komentar