#demamberdarah#dbd#beritatulangbawang#kesehatan

Pemkab Tulangbawang Sosialisasikan Waspada DBD

( kata)
Pemkab Tulangbawang Sosialisasikan Waspada DBD
Foto: Dok

Menggala (Lampost.co): Pemerintah Kabupaten Tulangbawang melalui Dinas Kesehatan setempat meminta agar seluruh elemen mulai dari kepala kampung dan puskesmas di 15 kecamatan agar mensosialisaikan waspada demam berdarah dengue (DBD).

Kepala Dinas Kesehatan Tulangbawang Fatoni meminta masyarakat meningkatkan kebersihan lingkungan masing-masing, afar kesempatan nyamuk bersarang di lingkungan yang kotor minim.

"Mulailah hidup bersih dan ciptakan gotong royong. Hal itu bertujuan untuk menghindari wabah DBD. Lakukan langkah antisipatif seperti melakukan 3M (menguras, mengukur, menutup) wadah yang bisa menampung genangan air," kata dia.

Dia mengatakan DBD adalah infeksi yang disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan oleh nyamuk aedes aegypti. Apabila infeksi virus tidak cepat ditangani dapat merenggut nyawa.

Fatoni mengatakan penyebaran penyakit akibat nyamuk ini di 2017, Kabupaten Tulangbawang berjumlah 33 kasus meliputi 15 orang dewasa dan 18 anak-anak, serta tidak ada korban jiwa. Sedangkan di 2018 ada sekitar 78 kasus diantaranya 39 orang dewasa dan 39 anak-anak serta tidak ada korban jiwa.
 
Sementara di tahun 2019 pada 1 Januari sampai Maret terjadi peningkatan pasien yang cukup signifikan yaitu 166 kasus meliputi 65 orang dewasa dan 100 anak-anak. Satu diantaranya meninggal dunia.

Sementara pada 2020 selama Januari ini sebanyak empat warga Tulangbawang terjangkit DBD, diantaranya 1 warga Kecamatan Menggala, Kampungtua Menggala (1 orang), dan Gedung Karyajitu. Kecamatan Rawapitu (2 orang).

"Keseluruhannya sudah dirawat di RSUD Menggala," kata dia.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar