#cuacaekstrem#bencana

Pemkab Tanggamus Menyiagakan Jajaran Hadapi Cuaca Ekstrem

( kata)
Pemkab Tanggamus Menyiagakan Jajaran Hadapi Cuaca Ekstrem
Ilustrasi.Dok. Lampost.co


Kotaagung (Lampost.co) -- Pemerintah Kabupaten Tanggamus menyiagakan jajarannya akan ancaman cuaca ekstrem seperti yang telah diinformasikan BMKG belakangan ini. Hal ini sebagai upaya penanganan dini terhadap semua potensi bencana baik di perairan maupun bencana banjir dan longsor.

Ketua Pelaksana BPBD Tanggamus Ediyan didampingi Sekretaris Maryani menyatakan Kepala BPBD sekaligus Sekkab Tanggamus Hamid Heriansyah Lubis telah mengeluarkan surat antisipasi terhadap cuaca ektrem dan La Nina. 

"Surat tersebut ditujukan kepada camat, kepala pekon serta semua sukarelawan yang berada di Tanggamus," ujar Ediyan, Rabu, 4 November 2020.

Dalam surat tersebut semua elemen pemerintahan dan sukarelawan diminta untuk turut mengawasi volume aliran sungai. Bisa dilaksanakan dengan cara menyusuri sungai untuk mengetahui apakah terdapat hambatan aliran air yang disebabkan sampah atau material lainnya.

Kemudian juga turut menyosialisasikan kepada masyarakat tentang apa yang harus dilakukan masyarakat sepanjang sungai bila terjadi bencana. Hal ini sangat penting sehingga ditekankan kepada warga untuk mengutamakan keselamatan di atas segalanya.

"Kami mengajak masyarakat untuk mengurangi bencana banjir dengan cara membersihkan aliran sungai dari sampah," ujarnya.

Di samping itu juga mengimbau agar menebang ranting atau pohon di sepanjang jalan yang diperkirakan akan tumbang bila terjadi angin kencang. Sebab, pohon yang sudah berusia tua atau bagian bawahnya rapuh bisa mengancam keselamatan orang yang berada di sekitarnya ketika roboh.

"Karena itu, kami juga mengharapkan kerja sama masyarakat untuk membantu menebang dahan pepohonan yang diperkirakan akan membahayakan jika hujan deras dan angin kencang di lingkungan masing-masing," ujarnya.

Maryani menambahkan pihaknya juga telah mengadakan rapat lintas sektor bersama Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas PUPR, TNI, Polri, PU, dan lainnya. "Menyiagakan Pusdalops BPBD selama 24 jam. Sembilan personel yang ada akan bekerja bergantian siap menerima laporan kejadian dan respons 30 menit waktu berkumpul," katanya.

Selain itu, Pemkab Tanggamus juga telah menyiapkan alat berat yang berada di BPBD, Dinas PU, dan Dinas Perikanan. BPBD Tanggamus juga selalu berkoordinasi dengan BMKG guna mengetahui informasi terkini mengenai perubahan cuaca. 

Muharram Candra Lugina







Berita Terkait



Komentar